Kritik Tajam PDI-P, Presiden: Pilu Hati Saya, tapi Sebenarnya Menyelamatkan Kita

  • 20 Mei 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto, mengaku pilu mendapatkan kritikan tajam dari kader PDI-P
  • Presiden Prabowo Subianto menyebut, kritikan tajam sebagai pengingat bsrsama

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, mengaku sedih ketika mendapatkan kritikan tajam dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal itu disampaikan nya, dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).

Kepala Negara menuturkan, informasi mengenai kritikan tajam itu kerap diterimanya pada malam hari. Saking dalamnya kritikan tersebut, ia mengaku sering merasa terharu mendengar kritikan pedas dari kader PDI-P.

"Ini anggota PDI-P ini kadang-kadang kritiknya keras banget itu. Kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya," kata Presiden Prabowo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Meski demikian, Kepala Negara menegaskan kritikan tersebut merupakan hal yang penting bagi pemerintah. Sebab, ia menilai kritikan itu bagian dari fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Namun Presiden berpendapat, kritikan yang disampaikan, sebagai masukan yang memiliki nilai positif. Hal ini diungkapkan Kepala Negara, juga sebagai pengingat, yang dapat menyelamatkan dari keterlenaan pemerintah.

"Tapi saya sadar lama-lama sebetulnya mungkin ada dasarnya, iya kan?. Ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita, Saudara-saudara sekalian," ujar Kepala Negara.

Untuk itu lebih lanjut Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kritikan yang disampaikan PDI-P. Presiden mengatakan, kritikan PDI-P, menunjukan pentingnya menjaga dalam ruang demokrasi yang sehat secara bersama.

"Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDI-P, saudara berjasa untuk demokrasi kita. Saya paham dan saya mengerti, bahwa PDI-P berkorban untuk berada di luar pemerintah," imbuh Presiden Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....