Pemerintah Tingkatkan Kuota Program Magang Nasional Bagi Lulusan Baru

  • 18 Mei 2026 09:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Ketenagakerjaan akan meningkatkan kuota program magang nasional pada 2026 menjadi 150 ribu peserta.
  • Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan program magang nasional sebelumnya telah menjangkau 100 ribu peserta pada akhir 2025
  • Peserta magang menjalani pelatihan enam bulan bersama mentor profesional sesuai bidang pekerjaan masing-masing

RR.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan akan meningkatkan kuota program magang nasional pada 2026 menjadi sebanyak 150 ribu peserta. Program tersebut ditujukan bagi lulusan baru agar memiliki pengalaman kerja dan keterampilan sebelum masuk dunia industri.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan program magang nasional sebelumnya telah menjangkau 100 ribu peserta pada akhir 2025. Peserta berasal dari lulusan baru periode 2024 hingga 2025 yang ditempatkan di instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.

“Alhamdulillah kita ambil 100 ribu orang, anak-anak yang baru lulus. Mereka kita beri pekerjaan atau magang di suatu instansi, baik swasta maupun pemerintah,” kata Afriansyah dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan para peserta menjalani program magang selama enam bulan dengan pendampingan mentor profesional sesuai bidang pekerjaan masing-masing. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga menerima insentif dari pemerintah sebesar upah minimum provinsi di daerah penempatan.

“Peserta magang menjalani pelatihan enam bulan bersama mentor profesional sesuai bidang pekerjaan masing-masing. Mereka juga menerima insentif pemerintah sebesar UMP sesuai daerah penempatan selama mengikuti program magang nasional,” ucapnya.

Afriansyah menambahkan pemerintah berencana menambah kuota peserta magang nasional menjadi 150 ribu orang pada 2026. Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya pemerintah memperluas lapangan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Jadi untuk tahun 2026, melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga membuka insyaallah lowongan sekitar 150 ribu. Jadi dari 100 ribu naik menjadi 150 ribu,” kata Afriansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....