Presiden Lontarkan Canda ke Jumhur, Bolak-balik Penjara Hingga Jadi Menteri LH
- 16 Mei 2026 21:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk.
- Presiden menyinggung perjalanan aktivisme Jumhur Hidayat yang pernah beberapa kali dipenjara sebelum menjadi menteri.
- Momen penuh canda tersebut mencairkan suasana dalam acara penghormatan perjuangan buruh Indonesia.
RRI.CO.ID, Nganjuk - Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan candaan kepada Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Momen tersebut terjadi saat Presiden meresmikan Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
Candaan itu disampaikan Presiden ketika memperkenalkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam acara tersebut. Saat menyebut nama Jumhur Hidayat, Presiden menyoroti pakaian yang dikenakannya.
“Menteri Lingkungan Hidup yang sekaligus adalah Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Kok nggak pakai kaos buruh?” kata Presiden disambut gelak tawa para hadirin.
Suasana semakin cair ketika Presiden kembali berkelakar soal perjalanan aktivisme Jumhur Hidayat di masa lalu. Presiden menyinggung pengalaman Jumhur yang beberapa kali pernah dipenjara saat aktif memperjuangkan gerakan buruh.

“Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara, sekarang jadi menteri,” ujar Presiden sambil tersenyum.
Presiden juga menyebut perjalanan hidup Jumhur menjadi contoh bahwa siapa pun memiliki kesempatan mengabdi kepada negara. “Kita nggak tahu, suatu saat dia di atas podium ini, kita nggak tahu,” ucap Presiden.
Jumhur Hidayat sendiri diketahui baru dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Lingkungan Hidup sisa masa jabatan 2024-2029 pada 27 April 2026. Ia menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, yang kemudian menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Peresmian Museum Ibu Marsinah di Nganjuk menjadi bagian penghormatan terhadap perjuangan Marsinah sebagai simbol keberanian kaum buruh Indonesia. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh buruh, pejabat pemerintah, dan pimpinan serikat pekerja nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....