Genius Umar: Kualitas dan Jumlah Kerja Kunci Pembangunan Indonesia

  • 15 Mei 2026 15:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengamat UNP: Kualitas dan Jumlah Kerja Kunci Pembangunan Indonesia
  • Kualitas dan Jumlah Kerja Kunci Pembangunan Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Genius Umar menilai isu utama pembangunan Indonesia adalah lapangan kerja. Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi harus mampu menyerap tenaga kerja secara masif dan berkelanjutan.

Menurutnya, Indonesia berada dalam fase bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif terus meningkat. “Bonus demografi bisa menjadi berkah jika tersedia pekerjaan memadai,” ujar Dosen Kebijakan Publik UNP ini kepada RRI.CO.ID, Jumat 15 Mei 2026.

Badan Pusat Statistik mencatat angkatan kerja Februari 2025 mencapai 153,05 juta orang. Jumlah itu meningkat 3,67 juta orang dibanding tahun sebelumnya.

Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat 4,76 persen dengan 145,77 juta penduduk bekerja. Ia menilai struktur ketenagakerjaan masih didominasi sektor informal yang relatif tinggi.

Menurut Genius, kondisi tersebut menunjukkan persoalan bukan hanya jumlah pekerjaan. Namun juga menyangkut kualitas dan keberlanjutan pekerjaan di Indonesia.

Ia menilai target pemerintah menciptakan 19 juta lapangan kerja selama lima tahun sangat strategis. “Target tersebut penting, tetapi harus diikuti desain implementasi yang terukur,” katanya.

Genius menegaskan kebijakan publik tidak boleh berhenti pada keputusan politik semata. Tahap paling menentukan adalah implementasi kebijakan di lapangan.

Peran perencanaan teknokratik Bappenas dan kementerian teknis dinilai sangat krusial. Implementasi disebut sebagai jantung keberhasilan kebijakan publik.

Target 19 juta pekerjaan berarti sekitar 3,8 juta per tahun. Angka itu setara 316 ribu lapangan kerja baru setiap bulan.

Menurutnya, kementerian dan daerah harus memiliki target penciptaan kerja yang jelas. Ia menekankan pemerataan ekonomi harus menjadi bagian dari strategi nasional pembangunan.

Program seperti Makan Bergizi Gratis juga dinilai dapat menciptakan banyak lapangan kerja. Ia menegaskan keberhasilan pembangunan harus diukur dari terciptanya pekerjaan layak dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....