Beragam Tradisi Peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus
- 14 Mei 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kenaikan Yesus Kristus 2026 diperingati pada Kamis, 14 Mei 2026 sebagai bagian rangkaian masa Paskah.
- Perayaan ini memperingati kembalinya Yesus Kristus ke surga setelah menyelesaikan misi pelayanan di dunia.
- Umat Kristiani merayakan Kenaikan Yesus tepat empat puluh hari setelah peristiwa kebangkitan-Nya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Perayaan Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei 2026, merupakan bagian tak terpisahkan dari seluruh rangkaian masa Paskah. Momen sakral ini memperingati peristiwa kembalinya Sang Juru Selamat ke surga setelah menyelesaikan misi pelayanan-Nya di dunia.
Tepat empat puluh hari pasca kebangkitan, umat Kristiani merayakan kenaikan-Nya sebagai bentuk ketaatan iman yang mendalam. Seluruh jemaat diajak merenungkan makna kemenangan spiritual melalui peringatan yang penuh dengan kedamaian serta harapan baru ini.
Peringatan tahunan ini menjadi momentum krusial bagi setiap orang percaya untuk terus memperkokoh hubungan pribadi dengan Tuhan. Selain itu, semangat kasih diharapkan mampu menguatkan pengharapan dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh rasa syukur.
Umat Kristiani umumnya memperingati Kenaikan Yesus Kristus dengan mengikuti ibadah Misa di Gereja. Selain ibadah formal, berikut beragam tradisi bermakna lainnya yang dapat dilakukan memperingati momen suci:
Doa dan Refleksi Diri.
Luangkan waktu untuk berdoa sambil merenungkan segala perbuatan selama masa hidup. Langkah ini penting guna menyusun rencana kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Membaca dan Mendalami Alkitab.
Mulailah membaca Alkitab serta berupaya memahami makna mendalam dari peristiwa kenaikan Yesus. Pelajari pesan utama mengenai iman, harapan, serta tujuan hidup yang sesungguhnya bagi manusia.
Membangun Suasana Kebersamaan Keluarga.
Keluarga dapat mengadakan doa bersama atau diskusi ringan mengenai makna Kenaikan Isa Almasih. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan keluarga sekaligus memperdalam fondasi iman secara kolektif.
- Melakukan Pelayanan Rohani.
Ikuti kegiatan pelayanan di lingkungan gereja maupun masyarakat jika memiliki waktu luang tersedia. Langkah ini menjadi bentuk pengabdian nyata agar memberikan manfaat bagi orang-orang sekitar.
Peringatan Kenaikan Yesus Kristus mengajak seluruh umat untuk terus menghidupi ajaran kasih dalam keseharian. Semoga momen sakral ini membawa kedamaian serta harapan baru bagi kita semua di dunia.
Sejarah Kenaikan Yesus Kristus sendiri berasal dari kisah rohani yang tercatat dalam Alkitab umat Kristen dahulu. Setelah bangkit, Yesus beberapa kali menampakkan diri kepada murid-murid selama empat puluh hari menurut catatan kitab suci Kristiani.
Pada suatu hari, Yesus terangkat menuju langit dihadapan murid-murid, kemudian menghilang sesudah tertutup awan putih menurut kisah Alkitab. Markus 16:19 menjelaskan, Yesus menyampaikan pesan terakhir kepada murid-murid sebelum terangkat menuju surga bersama Allah dalam kemuliaan abadi.
Peristiwa tersebut dipahami sebagai tanda penyelesaian misi Yesus sebelum kembali kepada Bapa dengan kemuliaan sempurna di surga kekal. Kenaikan Yesus juga menandai hubungan baru antara Allah, Yesus Kristus, dan seluruh pengikut-Nya di dunia pada masa berikutnya.
Awalnya, peristiwa Kenaikan Isa Almasih masih termasuk bagian perayaan turunnya roh suci Pentakosta bagi umat Kristiani sedunia dahulu. Sejak abad keempat, Kenaikan Isa Almasih ditetapkan menjadi hari raya internasional empat puluh hari setelah Paskah umat Kristiani. (Sarah Maulida Ali)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....