Ribuan Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta

  • 14 Mei 2026 12:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ribuan umat menghadiri Misa Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta dengan empat kali pelaksanaan misa
  • Perayaan tidak menggunakan tenda khusus karena umat dapat terbagi dalam beberapa jadwal misa
  • Umat diajak melanjutkan tugas Yesus dengan mewartakan kasih Tuhan serta mendengarkan suara hati nurani

RRI.CO.ID, Jakarta - Pastor di Gereja Katedral Jakarta Romo Yohanes Deodatus mengatakan ribuan jemaat menghadiri Misa Hari Kenaikan Yesus Kristus di Katedral Jakarta. Ia menyebut setiap pelaksanaan misa dihadiri sekitar delapan ratus umat dalam gereja serta seribu lima ratus umat luar ruangan.

Romo Deo mengatakan perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun ini dilaksanakan sebanyak empat kali misa dalam sehari. Ia menyebut jadwal misa dimulai sejak pagi, kemudian dilanjutkan siang, sore, hingga malam hari.

Ia menjelaskan perayaan kali ini tidak menggunakan tenda khusus seperti pelaksanaan Natal maupun Paskah sebelumnya. Hal tersebut dilakukan karena jumlah misa lebih banyak sehingga kapasitas gereja dinilai masih mampu menampung jemaat.

“Tapi untuk Perayaan Ekaristi ini itu tidak menggunakan tenda khusus di depan, sebagaimana Paskah dan Natal. Karena kalau hari Raya ini itu ada 4 kali Misa, jadi tidak terlalu kesulitan, umat masih bisa terbagi,” katanya usai Ibadah Misa Kenaikan Yesus Kristus sesi pertama di Gereja Katedral Jakarta Jakarta Pusat, Kamis, 14 Mei 2026.

Romo Deo mengatakan perayaan Kenaikan Tuhan masih menjadi bagian dari masa Paskah yang akan berakhir saat Pentakosta. Ia menyebut Pentakosta merupakan peringatan turunnya Roh Kudus setelah rangkaian masa Paskah.

Ia mengatakan umat diajak melanjutkan tugas Yesus setelah kenaikan-Nya ke surga pada Hari Raya Kenaikan Tuhan. Menurutnya, jemaat diminta mewartakan kasih Tuhan kepada sesama serta mendengarkan suara hati nurani.

“Pada zaman ini kita diajak untuk melanjutkan tugas itu, bagaimana kita mewartakan kasih Tuhan kepada sesama. Dan tadi Tuhan Allah mengutus roh kudus dalam hati manusia, dalam nurani kita,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....