Jelang Iduladha 2026, Pemerintah Siapkan Ribuan Petugas Pantau Hewan Kurban

  • 13 Mei 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menyiapkan 9.743 petugas pemantau hewan kurban untuk mengawasi proses penyembelihan Iduladha 2026 di berbagai daerah.
  • Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban dan daging yang dibagikan tetap sehat, halal, aman, dan higienis bagi masyarakat.
  • Pemerintah juga memberikan sosialisasi kepada panitia kurban dan pengurus masjid terkait tata cara penanganan hewan sesuai standar kesehatan hewan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menyiapkan ribuan petugas pemantau hewan kurban untuk mengawasi pelaksanaan Iduladha 2026 di berbagai daerah. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda.

Menurutnya, para petugas tersebut akan melakukan pemeriksaan hewan kurban sebelum hingga sesudah proses penyembelihan. "Pemerintah telah menyiapkan 9.743 petugas pemantau hewan kurban untuk melakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah pemotongan hewan kurban," ujar Agung Suganda dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Agung mengatakan, pengawasan dilakukan guna memastikan pelaksanaan kurban berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan keamanan pangan. Selain pengawasan, pemerintah juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pengurus masjid serta panitia kurban di berbagai daerah.

"Pemerintah telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada panitia hewan kurban tentang tata cara penanganan hewan yang sesuai kaidah kesehatan hewan. Kemudian pemotongan hewan kurban, dan penanganan daging yang halal, aman, dan higienis," ucap Agung.

Pemerintah juga memberikan pemahaman terkait proses penyembelihan dan penanganan daging kurban agar tetap halal, aman, dan higienis. "Permentannya sudah beberapa kali, dilakukan perubahan dan yang terakhir Permentan tahun 2014," katanya.

Agung menjelaskan petugas pemantau berasal dari berbagai unsur, mulai dari Kementerian Pertanian hingga pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Petugas juga melibatkan asosiasi profesi di bidang kesehatan hewan dan peternakan.

“Petugas ini terdiri dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, seluruh UPT, perguruan tinggi. Kemudian dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan di provinsi dan kabupaten, serta asosiasi profesi,” ujarnya.

Petugas pemantau nantinya akan diterjunkan mendekati Hari Raya Iduladha untuk melakukan pengawasan langsung di lokasi penyembelihan hewan kurban. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menjaga kualitas daging kurban sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....