Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Iduladha 2026 Aman dan Surplus
- 13 Mei 2026 12:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pertanian memastikan stok hewan kurban Iduladha 2026 aman dengan surplus mencapai 891.320 ekor secara nasional.
- Pemerintah memproyeksikan kebutuhan hewan kurban meningkat 3,82 persen dibanding tahun sebelumnya, namun distribusi pasokan tetap dikendalikan agar merata dan harga stabil.
- Sebanyak 9.743 petugas pemantau disiapkan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dan sesudah pemotongan demi menjamin keamanan masyarakat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pertanian memastikan stok hewan kurban nasional untuk Iduladha 2026 dalam kondisi aman dan surplus. Pemerintah mencatat ketersediaan hewan kurban tahun ini mencapai 3,24 juta ekor atau melebihi proyeksi kebutuhan nasional.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda mengatakan potensi ketersediaan hewan kurban 2026 mencapai 3.246.790 ekor. Sementara kebutuhan nasional diperkirakan sekitar 2.355.470 ekor.
“Maka terdapat surplus sekitar 891.320 ekor. Sehingga secara nasional kondisi atau ketersediaan hewan kurban aman, cukup, dan terkendali,” ujar Agung dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Agung menjelaskan kebutuhan hewan kurban tahun 2026 diproyeksikan meningkat sekitar 3,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan kebutuhan sekitar 86.727 ekor hewan kurban.
Meski demikian, pemerintah memastikan distribusi hewan ternak terus diatur agar pasokan merata di seluruh daerah. Distribusi dilakukan dari wilayah produksi dan daerah surplus menuju daerah yang masih mengalami kekurangan pasokan.
“Pemerintah terus melakukan pengaturan distribusi hewan kurban dari daerah produksi dan daerah surplus. Ditujukan ke daerah-daerah yang masih minus agar pasokan merata dan harga juga terkendali,” kata Agung.
Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Sebanyak 9.743 petugas pemantau disiapkan untuk melakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah pemotongan hewan kurban.
"Jadi biasanya mendekati akan kita lepas, dan tentu petugas ini terdiri dari petugas dari kementerian baik Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dan seluruh UPT. Kemudian perguruan tinggi, dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di provinsi, kabupaten, dan juga asosiasi profesi," ucap Agung.
Pemerintah berharap pengawasan tersebut dapat menjaga kualitas hewan kurban. Sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat selama pelaksanaan Iduladha 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....