DPR RI Tindak Lanjuti Aspirasi Buruh, Fokus Reformasi Upah dan Reforma Agraria
- 12 Mei 2026 16:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DPR RI menindaklanjuti aspirasi buruh terkait reformasi sistem pengupahan, evaluasi outsourcing, dan reforma agraria
- Puan Maharani menegaskan aspirasi masyarakat dari masa reses menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota DPR RI
- DPR bersama pemerintah akan membahas kebijakan strategis nasional di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian global
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR resmi menindaklanjuti aspirasi buruh dan masyarakat hasil audiensi masa persidangan sebelumnya. Tindak lanjut tersebut mencakup reformasi sistem pengupahan nasional, evaluasi praktik outsourcing, hingga arah kebijakan reforma agraria nasional.
Puan menyampaikan aspirasi konstituen selama masa reses menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota DPR RI. Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dalam masa sidang berjalan.
“Seluruh anggota DPR RI yang telah melaksanakan tugas pada masa reses di daerah pemilihannya masing-masing. Aspirasi yang telah disampaikan oleh konstituen akan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ditindaklanjuti melalui fungsi-fungsi DPR RI,” ujarnya saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurutnya, DPR bersama pemerintah akan melanjutkan pembahasan sejumlah rancangan undang-undang strategis nasional. Pembahasan tersebut dilakukan di tengah tekanan global yang mempengaruhi stabilitas ekonomi, ketahanan energi, serta kesejahteraan masyarakat luas.
Ia juga menyebut fungsi pengawasan DPR diarahkan terhadap berbagai persoalan strategis yang menjadi perhatian masyarakat. Salah satu fokus pengawasan mencakup penyelesaian pertambangan ilegal dan konflik agraria secara menyeluruh serta berkelanjutan.
Dalam masa persidangan sebelumnya, pimpinan DPR menerima audiensi aliansi gerakan buruh bersama berbagai kelompok masyarakat sipil nasional. Audiensi tersebut membahas pembentukan undang-undang ketenagakerjaan, fleksibilitas kerja, serta kebijakan reforma agraria yang akan ditindaklanjuti.
“Pimpinan DPR RI telah menerima audiensi dari aliansi gerakan buruh bersama rakyat, diantaranya membahas reformasi sistem pengupahan nasional. Evaluasi terhadap praktek outsourcing dan fleksibilitas kerja pembentukan undang-undang dan ketenagakerjaan serta arah kebijakan reforma agraria, hal-hal tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....