Usut Dugaan Pelanggaran, Ombudsman RI Resmi Bentuk Majelis Etik
- 09 Mei 2026 10:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- xOmbudsman RI membentuk Majelis Etik untuk menyelidiki dugaan pelanggaran etik Ketua Ombudsman periode 2026–2031, sebagai bentuk komitmen penegakan kode etik yang independen, objektif, dan transparan.
- Majelis Etik yang terdiri dari unsur internal dan eksternal akan bekerja selama 30 hari, dengan sebagian proses dilakukan terbuka guna menjaga akuntabilitas dan memulihkan kepercayaan publik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ombudsman RI resmi membentuk Majelis Etik pada Jumat, 8 Mei 2026. Keputusan ini menyusul pemeriksaan dugaan pelanggaran etik Ketua Ombudsman Periode 2026-2031, Hery Susanto.
“Langkah ini merupakan manifestasi dan tekat kuat kami untuk terus menegakkan kode etik, kode perilaku bagi seluruh Insan Ombudsman tanpa terkecuali,” kata Wakil Ketua Ombudsman, Rahmadi Indra Tektona. Pihaknya juga memastikan seluruh fungsi pengawasan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana.
Ia menekankan komitmen lembaga untuk menjaga pelayanan publik yang bersih, adil, dan berintegritas tidak akan terganggu oleh peristiwa tersebut. “Harapan kami, kehadiran tokoh-tokoh dalam majelis etik dapat menjadi jaminan penegakan etik secara independen, objektif, dan transparan,” ucapnya.
Anggota Majelis Etik, Jimly Asshiddiqie, menekankan pentingnya unsur internal dalam Majelis Etik. Hal ini, menurutnya, mengingat perkara yang ditangani berkaitan dengan persoalan internal lembaga.
Ia menyebut, Majelis Etik akan bekerja selama 30 hari sejak keputusan pembentukan ditetapkan. “Kita transparan, terbuka, tujuannya untuk percayaan publik yang pasti menurun karena Ketua (Ombudsman) terkena kasus,” ujar Jimly.
Majelis Etik Ombudsman terdiri dari lima orang. Di antaranya sebanyak tiga tokoh eksternal yang memiliki reputasi independen dan dua orang dari unsur internal Ombudsman RI.
Para Anggota Majelis Etik tersebut adalah Jimly Asshiddiqie, Bagir Manan, dan Siti Zuhro. Sementara itu, unsur internal Anggota Ombudsman RI di antaranya Maneger Nasution dan Partono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....