Wapres Minta Nelayan Maksimalkan Fasilitas demi Tingkatkan Produksi

  • 08 Mei 2026 23:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wapres Gibran tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Lampung Timur
  • Peninjauan untuk memastikan kesiapan fasilitas kawasan nelayan
  • Program jadi bagian transformasi pesisir pemerintahan Prabowo
  • Fasilitas mencakup SPBN, gudang beku, dan pabrik es portabel
  • Pemerintah ingin nelayan lebih fokus meningkatkan produksi

RRI.CO.ID, Lampung Timur - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari, Lampung Timur, Jumat, 8 Mei 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas kawasan nelayan terintegrasi.

Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bagian program transformasi kawasan pesisir pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program diarahkan memperkuat ekonomi masyarakat nelayan dan sektor perikanan nasional.

Dalam peninjauan, Wapres melihat langsung sejumlah fasilitas penunjang aktivitas nelayan. Fasilitas mencakup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan, gudang beku portabel, dan pabrik es portabel.

“Maksimalkan fasilitas dan pelayanan agar masyarakat bisa fokus mencari ikan. Produksi nelayan juga harus meningkat,” kata Wapres Gibran.

Wapres didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. Turut hadir Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Lotharia Latif.

Pemerintah menargetkan kawasan nelayan berkembang menjadi pusat ekonomi pesisir yang modern dan produktif. Integrasi fasilitas dinilai penting meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

Kepala Desa Margasari Wahyu Jaya mengatakan, fasilitas gudang beku membantu nelayan menyimpan hasil tangkapan. Nelayan tidak lagi bergantung pada distribusi cepat setelah melaut.

“Dengan adanya gudang beku, masyarakat dapat menyimpan hasil tangkapan langsung di sini. Sehingga dapat disimpan di sini,” ujar Wahyu.

Selain fasilitas penangkapan ikan, kawasan juga disiapkan memiliki sentra kuliner pesisir. Produk olahan ikan masyarakat akan dikembangkan menjadi ciri khas daerah.

“Olahan ikan masyarakat nanti bisa menjadi ciri khas daerah pesisir ini. Potensi masyarakat harus terus dikembangkan,” katanya.

Ia berharap program Kampung Nelayan Merah Putih berjalan berkelanjutan. Masyarakat juga berharap kesejahteraan nelayan terus meningkat.

“Harapan masyarakat program ini bisa terus berlanjut. Tidak hanya menjadi gebrakan sesaat,” ucap Wahyu.

Pemerintah menilai Lampung Timur memiliki potensi perikanan yang besar. Komoditas unggulan kawasan meliputi ikan bawal, kakap, dan kerapu.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap kampung nelayan berkembang lebih mandiri dan berdaya saing. Produktivitas masyarakat pesisir juga ditargetkan meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....