Dukung Ekosistem EV, Wapres Dorong keterkaitan Pendidikan–Industri
- 31 Jul 2026 06:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wapres Gibran menekankan pentingnya penguatan link and match antara dunia pendidikan dan industri untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
- Fokus khusus diberikan pada sektor kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi industri otomotif Indonesia.
- Kunjungan Wapres ke PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Tangerang, Banten merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri. Hal ini untuk menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Penegasan tersebut disampaikan Wapres saat meninjau PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Tangerang, Banten, Kamis, 30 Juli 2026. Mengawali kegiatan, Wapres meninjau fasilitas produksi PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory.
Ia melihat secara langsung proses perakitan kendaraan listrik beserta ekosistem produksinya. Wapres juga mencoba salah satu motor listrik produksi PT Tangkas sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
Usai peninjauan, Wapres berdialog dengan para siswa SMK dan mahasiswa yang sebelumnya mengikuti workshop mengenai ekosistem produksi kendaraan listrik. Salah satu mahasiswa menanyakan harapan pemerintah terhadap kontribusi yang dapat diberikan mahasiswa dan sekolah dalam mendukung perkembangan industri kendaraan listrik.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Wapres menekankan kemajuan industri harus dibangun melalui kolaborasi erat antara pelaku industri dan dunia pendidikan. Sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat berkontribusi dalam menyiapkan talenta masa depan.
“Kita ke depan ingin semua yang ada di sini bisa berpartisipasi. Jadi antara industri, pelaku industri, dan sekolah-sekolah bisa bekerja sama,” ujar Wapres.
“Entah risetnya, entah bisa terkait kurikulum, bisa disesuaikan dengan yang ada sekarang, sekarangkan semuanya serba EV. Jadi yang dipelajari di sekolah harus nyambung dengan apa yang ada di industri,” ujarnya.
Selain membangun sinergi dengan dunia pendidikan, Wapres juga menilai industri memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat. Terutama mengenai manfaat kendaraan listrik sebagai bagian dari percepatan transisi energi nasional.
“Jadi nanti kita ingin industri juga berkontribusi ke dunia pendidikan. Dan saya kira nanti edukasi pasar, terkait awareness tentang pentingnya motor listrik, mobil listrik,” ucap Wapres.
Lebih lanjut, Wapres menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan. Tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.
“Selain lebih ramah lingkungan dan lain-lain, kita ke depan harus melakukan penghematan impor minyak, impor BBM. Jadi solusinya salah satunya adalah motor listrik,” kata Wapres.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....