Kemensos Bentuk Tim Khusus Dalami Pengadaan Sepatu SR
- 08 Mei 2026 08:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemensos bentuk tim khusus dalami pengadaan sepatu Sekolah Rakyat
- Tim dipimpin Wamensos Agus Jabo dan Plt Irjen Dody Sukmono
- Pendalaman ditargetkan selesai dalam satu pekan
- Penelusuran fokus pada pengadaan sepatu dan seragam siswa
- Kemensos sebut isu di media sosial perlu dicermati hati-hati
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Sosial membentuk tim khusus untuk mendalami pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat. Tim dibentuk menyusul isu yang ramai diperbincangkan publik dan media sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menunjuk Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Dody Sukmono memimpin penelusuran. Hasil pendalaman ditargetkan selesai dalam sepekan.
“Hari ini kami membuat tim khusus untuk mendalami isu pengadaan. Pak Wamen dan Pak Irjen kami minta melakukan penelusuran,” kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis 7 Mei 2026.
Tim diminta mendalami proses pengadaan barang dan jasa Sekolah Rakyat. Penelusuran difokuskan pada pengadaan sepatu dan seragam siswa.
Menurut Gus Ipul, langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh terkait isu yang berkembang. Informasi di media sosial dinilai perlu dicermati secara hati-hati.
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Semua yang memerlukan tindak lanjut akan kami tindak lanjuti,” ucapnya.
Ia menegaskan pengadaan perlengkapan Sekolah Rakyat juga mencakup kebutuhan guru. Seluruh proses disebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Semua sepatu dan seragam tentu untuk siswa Sekolah Rakyat. Ada juga untuk para guru,” kata Gus Ipul.
Kemensos memastikan pengadaan dilakukan melalui proses lelang. Pemerintah juga mengklaim seluruh tahapan berjalan secara transparan.
“Semuanya dilakukan dengan proses transparan melalui mekanisme lelang. Namun isu ini tetap perlu pendalaman lebih lanjut,” ucapnya.
Kemensos membuka ruang saran dan kritik dari masyarakat terkait Program Sekolah Rakyat. Hasil penelusuran tim khusus dijadwalkan dilaporkan pekan depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....