Perkuat Kolaborasi, Kakorlantas Polri Hadiri Silaturahmi Media di Jakarta
- 07 Mei 2026 18:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Polisi Agus Suryonugroho menghadiri silaturahmi media bersama Kepolisian Republik Indonesia di Universitas Negeri Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Kakorlantas mengapresiasi kolaborasi media mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurut Kakorlantas, pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali. Bahkan, puncak arus mudik tahun ini tercatat menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dengan 270.315 kendaraan.
Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari dukungan media dan awak media selama periode Lebaran berlangsung. Kolaborasi tersebut terutama dilakukan melalui penyampaian informasi lalu lintas dan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
“Melalui pemberitaan, masyarakat mendapatkan informasi rekayasa lalu lintas dan edukasi keselamatan berkendara secara cepat. Informasi tersebut membantu perjalanan mudik dan balik berlangsung lebih aman dan lancar,” ujarnya saat acara silaturahmi media di Gedung Olah Raga UNJ, Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam pelaksanaannya, rekayasa lalu lintas dilakukan menggunakan pendekatan adaptive traffic management berbasis kondisi lapangan secara langsung. Pendekatan tersebut dinilai membuat pengambilan keputusan lebih efektif dibandingkan pengaturan berbasis waktu semata.
Selain kelancaran arus lalu lintas, aspek keselamatan selama Operasi Ketupat 2026 juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Tercatat terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen selama pelaksanaan operasi berlangsung.
Tidak hanya itu, angka fatalitas korban meninggal dunia juga mengalami penurunan hingga mencapai 30,41 persen. Selama pelaksanaan operasi, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Berbagai strategi pengelolaan lalu lintas dan edukasi keselamatan mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Penegakan hukum dan rekayasa lalu lintas juga berjalan lebih efektif selama operasi berlangsung,” katanya.
Lebih lanjut, Operasi Ketupat 2026 juga dinilai menunjukkan peningkatan pelayanan yang semakin adaptif dan berbasis teknologi. Langkah tersebut diwujudkan melalui optimalisasi pos pengamanan dan pelayanan selama dua puluh empat jam.
Selain itu, Korlantas Polri juga mengoptimalkan tim urai kemacetan dan layanan public address selama periode mudik berlangsung. Teknologi seperti command center, electronic traffic law enforcement (ETLE) drone patrol, dan pemantauan data real-time turut dimanfaatkan.
“Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 harus menjadi evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan pengamanan lalu lintas mendatang. Seluruh pengalaman ini penting sebagai pembelajaran bagi jajaran kepolisian lalu lintas,” ujarnya.
Sejumlah aspek juga menjadi perhatian evaluasi Korlantas Polri untuk pengamanan arus mudik dan balik berikutnya. Fokus tersebut mencakup keamanan, keselamatan, komunikasi publik, hingga pola pengambilan keputusan di lapangan.
Ke depan, Korlantas Polri akan memperkuat pendekatan predictive traffic policing dalam pengelolaan lalu lintas modern secara nasional. Selain itu, penerapan adaptive traffic management juga akan terus diperkuat dalam berbagai kondisi lalu lintas.
Pendekatan tersebut dilakukan agar pengambilan keputusan berjalan tepat waktu dan tidak menimbulkan biaya sosial di masyarakat. Selain itu, keterlambatan pengaturan lalu lintas juga diharapkan tidak mengganggu kapasitas jaringan jalan nasional.
Menutup kegiatan tersebut, Kakorlantas menyampaikan apresiasi kepada seluruh media dan awak media atas dukungan selama Operasi Ketupat 2026. Media dinilai memiliki peran penting membangun kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas.
“Peran media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis membangun kesadaran masyarakat. Kolaborasi tersebut penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas di Indonesia,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....