Migrasi Dongkrak Ekonomi Pekerja, Pendampingan Pemerintah Jadi Faktor Penting

  • 06 Mei 2026 15:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Migrasi meningkatkan kesejahteraan ekonomi pekerja migran dan keluarganya secara signifikan
  • Terdapat risiko sosial dari peniruan budaya luar yang tidak sesuai nilai dalam negeri
  • Pemerintah perlu memperkuat pelatihan dan pendampingan agar hasil migrasi lebih produktif

RRI.CO.ID, Jakarta - Peneliti Senior Pusat Riset Kependudukan BRIN menyebut migrasi internasional membawa dampak positif signifikan terhadap kesejahteraan keluarga pekerja migran. Ia mencontohkan perubahan kondisi ekonomi pekerja Indonesia setelah kembali dari luar negeri yang mengalami peningkatan kesejahteraan nyata.

“Biasanya mereka yang pulang-pulang itu dari luar negeri, mereka biasanya punya kehidupan yang lebih baik. Ya seperti pengalaman saya apa namanya, penelitian tentang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang ke Korea misalnya,” ujar Peneliti Senior Pusat Riset Kependudukan BRIN Dr. Andy Ahmad Zaelany kepada RRI PRO3 di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, banyak pekerja migran yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan kemudian mampu memiliki rumah layak, kendaraan, serta usaha mandiri setelah pulang. Perubahan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan yang signifikan akibat hasil kerja dan pengalaman selama berada di luar negeri.

Namun demikian, ia mengingatkan adanya potensi dampak negatif berupa peniruan budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai di Indonesia. Beberapa di antaranya termasuk gaya hidup konsumtif, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat mempengaruhi lingkungan sosial ketika mereka kembali.

Ia menambahkan bahwa migrasi juga berdampak pada struktur demografi karena sebagian besar pekerja yang berangkat berada pada usia muda produktif. Kondisi ini menyebabkan kekosongan tenaga kerja sementara, namun akan terjadi penambahan penduduk ketika mereka kembali ke dalam negeri.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memberikan pelatihan keterampilan dan pengelolaan keuangan bagi pekerja migran. Pendampingan sebelum, selama, dan setelah bekerja di luar negeri dinilai krusial agar hasil migrasi dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

“Setelah mereka pulang, mereka sudah siap dengan keterampilannya. Mereka sudah siap mengelola uangnya,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....