Kasus MBG di SMK Pekalongan, Komisi IX Nilai Kelalaian Serius Petugas BGN di SPPG

  • 06 Mei 2026 11:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago menyorot tajam, kasus menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga mengandung belatung.
  • Merespons hal tersebut, politikus NasDem ini menilai, insiden tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dari petugas Badan Gizi Nasional (BGN).
  • Seharusnya ada kontrol sebelum makanan dibagikan, ini bukan sekadar kesalahan teknis di lapangan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago menyorot tajam, kasus menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga mengandung belatung. Kasus tersebut, ditemukan di SMK Baitulsallam, Pekalongan, Jawa Tengah.

Merespons hal tersebut, politikus NasDem ini menilai, insiden tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dari petugas Badan Gizi Nasional (BGN). Tepatnya, petugas BGN yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekalongan.

“Seharusnya ada kontrol sebelum makanan dibagikan, ini bukan sekadar kesalahan teknis di lapangan. Tapi menunjukkan lemahnya pengawasan dari tim yang ditempatkan di SPPG,” kata Irma dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Oleh sebab itu, ia mempertanyakan, peran tenaga ahli gizi dan kepala SPPG dalam kasus MBG berbelatung itu. Karena, makanan tidak layak konsumsi bisa lolos hingga ke penerima manfaat.

"Kejadian ini tidak bisa hanya diselesaikan dengan permintaan maaf dari pihak terkait. Permasalahan utama terletak pada kualitas sumber daya manusia, khususnya kepala SPPG dan tenaga ahli gizi yang perlu segera dibenahi," ucap Irma.

Kemudian, Irma juga menyoroti, belum optimalnya kerja sama antara BGN dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Yakni, kerja sama dalam memastikan keamanan pangan program MBG.

"Koordinasi lintas lembaga tersebut hingga kini belum berjalan efektif. Mirisnya, sertifikat laik higienis bisa keluar tanpa petugas turun langsung ke lokasi, ini harus dievaluasi total," ujar Irma.

Sebelumnya, sebuah video viral menampilkan menu MBG di salah sekolah di Pekalongan, Jawa Tengah berbelatung. Pihak SPPG atau dapur MBG pun, langsung meminta maaf ke pihak sekolah.

Dalam video itu, terlihat para siswa berseragam abu-abu putih menemukan adanya belatung pada makanan. Terutama pada lauk ayam.

Tidak hanya satu siswa, temuan tersebut terjadi pada sebagian besar menu yang dibagikan. Peristiwa tersebut terjadi di salah satu sekolah yang berada di bawah naungan dapur umum SPPG Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat.

Korwil SPPG Kota Pekalongan, R Atmajaya, saat dihubungi melalui telepon menjelaskan itu terjadi di SMK Baitussalam, Kota Pekalongan. "Sudah saya koordinasikan dengan pimpinan terkait kejadian ini dan dilakukan evaluasi untuk memperketat SOP agar tidak terulang," kata Atmajaya dalam keterangannya saat dihubungi, Senin, 4 Mei 2026.

Ia memastikan, kejadian tersebut hanya terjadi di satu sekolah dan seluruh makanan bermasalah telah diganti pada hari yang sama. "Pihak dapur juga sudah klarifikasi dan meminta maaf ke sekolah dan sudah mengganti makanannya juga," ucap Atmajaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....