Presiden Prabowo Ungkap Manfaat Program MBG pada Hari Buruh di Monas
- 01 Mei 2026 23:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Presiden Prabowo Subianto memastikan MBG bagus untuk anak-anak
- 2. Program MBG menggerakan ekonomi petani
- 3. Program MBG diperlukan anak-anak
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto melontarkan pertanyaan kepada massa buruh soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertanyaan itu disampaikan saat memperingati Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
"Kita juga memberi MBG. Saya bertanya, MBG bermanfaat atau tidak?" tanya Presiden Prabowo kepada massa buruh, Jumat, 1 Mei 2026.
"Bermanfaat!" jawab para buruh dengan kompak.
Presiden Prabowo menjelaskan Program MBG dibutuhkan karena masih dijumpai anak-anak yang mengalami kekurangan gizi akut di daerah. Ini terjadi karena kondisi ekonomi orang tua yang tidak mampu membeli makanan bergizi.
Oleh sebab itu, Program MBG menjadi sangat penting agar orang tua dapat menyajikan makanan bergizi seimbang. Selain itu, tidak sekadar meningkatkan gizi anak, Program MBG juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
"MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita. Banyak yang mengalami kurang gizi. Badannya kecil. Selnya tidak berkembang. Dengan MBG, ekonomi kita hidup di mana-mana," katanya.
Presiden mengatakan anak-anak, ibu hamil, dan lansia membutuhkan makanan dengan gizi lengkap dan berimbang. Kesejahteraan petani juga turut meningkat karena hasil pertanian dan peternakannya dibeli dapur MBG.
"Rakyat butuh telur. Rakyat butuh daging. Rakyat butuh sayur, susu, ikan. Ekonomi kita hidup. Petani-petani kita dapat penghasilan. Uang ini semua beredar. Indonesia tambah kuat. Indonesia tambah sejahtera," ujar Presiden Prabowo.
Aksi damai peringatan Hari Buruh Internasional dihadiri ratusan ribu massa buruh dari berbagai daerah di Indonesia. Buruh menyampaikan dukungan kepada Presiden Prabowo untuk program prorakyat.
"Kebijakan Bapak prorakyat, seperti MBG, sekolah rakyat, perumahan, dan program rakyat lainnya. Ini memberikan nilai tambah untuk buruh dan rakyat," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....