Mendiktisaintek Tegaskan Peran Kampus Dukung Pembangunan Giant Sea Wall
- 05 Mei 2026 12:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemdiktisaintek dorong kampus dukung pembangunan Giant Sea Wall berbasis riset dan teknologi
- Perguruan tinggi dilibatkan untuk penguasaan teknologi nasional dan penyediaan tenaga ahli multidisiplin
- Proyek Giant Sea Wall jadi langkah strategis lindungi pesisir utara Jawa dari ancaman lingkungan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa. Dukungan tersebut berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk memperkuat infrastruktur pesisir nasional.
"Ini tantangan besar, tetapi sekaligus membuka peluang strategis bagi pengembangan keilmuan, teknologi, dan industri nasional. Kita membutuhkan pemodelan hidrodinamika yang presisi, teknologi konstruksi pantai adaptif, inovasi material, hingga pemahaman sosial ekonomi masyarakat pesisir secara komprehensif," kata Mendiktisaintek di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Brian menyebut pihaknya tengah mendorong keterlibatan aktif akademisi dalam penguatan riset terkait proyek tersebut. Perguruan tinggi diharapkan berkontribusi dari aspek teknologi maupun sosial kemasyarakatan.
Ia menegaskan pentingnya penguasaan teknologi nasional dalam pembangunan tanggul laut raksasa tersebut. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat kemandirian teknologi dalam proyek strategis nasional.
"Kita ingin pembangunan ini juga menjadi sarana transfer teknologi dan penguasaan teknologi oleh anak bangsa melalui kampus-kampus. Ke depan, kita berharap Indonesia tidak hanya mampu membangun, tetapi juga dikenal sebagai pemilik teknologi pengembangan tanggul laut," ujar Brian.
Pembangunan Giant Sea Wall merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dan masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Proyek ini ditujukan untuk melindungi pesisir utara Jawa dari ancaman penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut.
Sebagai bentuk penguatan komitmen, Kemdiktisaintek telah menandatangani nota kesepahaman dengan berbagai pihak. Kerja sama ini bertujuan mendorong kontribusi perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan dalam pengembangan teknologi pesisir.
Langkah tersebut juga diarahkan untuk menyediakan tenaga ahli multidisiplin dalam mendukung proyek nasional. Selain itu, integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
Sejumlah perguruan tinggi telah terlibat aktif dalam proyek ini. Di antaranya Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....