Mendag Busan Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Lomba Burung Berkicau
- 03 Mei 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perdagangan, Budi Santoso mendorong penguatan ekonomi melalui komunitas hobi, salah satunya Lomba Burung Berkicau.
- Kegiatan ini sekaligus menekankan pelestarian, karena burung yang dilombakan berasal dari penangkaran dan bukan dari alam liar.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perdagangan menggelar Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM, di Kantor Kemendag, Minggu 3 Mei 2026. Sehubungan dengan hal ini, Menteri Perdagangan, Budi Santoso (Busan) mendorong penguatan ekonomi melalui efek berganda dari aktivitas komunitas hobi.
Ia menilai, segmen hobi yang bersifat niche memiliki potensi ekonomi besar. Semakin berkembang dan aktifnya kegiatan hobi diyakini mampu menciptakan nilai tambah, termasuk bagi pelaku UMKM.
“Kalau lomba burung berkicau semakin ramai, peternak burung akan semakin banyak. Begitu juga pembuat sangkar, pabrik pakan, peternak jangkrik sebagai makanan burung,” ujarnya.
Mendag Busan menegaskan, burung-burung yang dilombakan merupakan hasil penangkaran, bukan tangkapan dari alam liar. Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diajak untuk menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Ketua Umum Pelestarian Burung Indonesia (PBI), Bagiya Rakhmadi menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian. Ia menjelaskan, PBI memiliki para penangkar binaan, dan melalui lomba ini hasil penangkaran dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Menurutnya, lomba burung berkicau juga memberikan dampak ekonomi yang luas. Berbagai sektor seperti UMKM ikut bergerak, sehingga turut mendorong perputaran ekonomi.
Ia berharap penyelenggaraan Piala Busan dapat terus berlanjut dan digelar lebih besar pada tahun-tahun berikutnya. Diketahui, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dan komunitas Pelestari Burung Indonesia (PBI).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....