Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal

  • 03 Mei 2026 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kapolri instruksikan Polda DIY memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat
  • Instruksi disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY
  • Pemprov DIY dan pemangku kepentingan dinilai berperan dalam kolaborasi pembangunan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajaran Polda DIY memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Pembangunan Mapolda DIY, kata Kapolri, menjadi bagian penguatan pelayanan kepolisian di daerah istimewa tersebut.

Instruksi ini disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY di Yogyakarta, Minggu, 5 Mei 2026. Kapolri menyebut, Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya, pariwisata, dan pendidikan dengan kebutuhan pelayanan yang terus meningkat.

“Ke depan kami harapkan Polda DIY bisa memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya, pariwisata, dan pendidikan,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 3 Mei 2026.

Kapolri juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DIY dalam proses pembangunan Mapolda tersebut. Dukungan ini dinilai sebagai bentuk kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan kepolisian.

Pembangunan ini mengusung tema Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono yang sarat makna. Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga keharmonisan serta keindahan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini adalah bentuk kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan Mapolda DIY. Amanah ini harus dijalankan sesuai tema yang telah ditetapkan,” katanya.

Kapolri menekankan jajarannya harus mampu menjaga dan menciptakan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan prinsip Tri Brata dan Catur Prasetya dalam institusi Polri.

Selain itu, pembangunan Mapolda DIY juga akan mengusung konsep smart city berbasis teknologi modern. Konsep ini diharapkan mendukung pelayanan kepolisian yang lebih responsif dan berbasis data.

“Gedung ini akan dibangun dengan konsep smart city berbasis teknologi dan data. Sistem yang digunakan meliputi data-driven policing hingga cyber security,” ujarnya.

Kapolri menyebut, konsep tersebut merupakan amanah dari Sri Sultan Hamengkubuwono sebagai representasi masyarakat Yogyakarta. Gedung Mapolda diharapkan tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi mampu menjalankan fungsi pelayanan maksimal.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas serta kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menjalankan tugas. Hal ini menjadi harapan masyarakat terhadap kinerja kepolisian di wilayah DIY.

“Kami berharap Polri semakin profesional, dekat, dan dicintai masyarakat. Dukungan semua pihak menjadi kunci keberhasilan pelayanan kepolisian,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....