Hardiknas Jadi Momentum Perkuat Transformasi Pendidikan Nasional
- 03 Mei 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional
- Upaya ini menjadi bagian dari strategi membangun sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan zaman
- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan
RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional. Upaya ini menjadi bagian dari strategi membangun sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan. "Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, membangun karakter, serta menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan," kata Fajar, Minggu, 3 Mei 2026.
Adapun tema yang diusung yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Peringatan Hardiknas tahun ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Keterlibatan tersebut dinilai penting untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia. Momentum Hardiknas tahun ini juga bertepatan dengan Hari Bumi ke-56 dan Hari Otonomi Daerah ke-30.
Ketiga momentum ini mencerminkan keterkaitan antara pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan tata kelola daerah dalam pembangunan bangsa. Fajar menambahkan, pendidikan harus mampu menumbuhkan potensi peserta didik sekaligus membangun karakter dan nilai kemanusiaan.
Ia menegaskan, pendidikan diharapkan melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, terampil, serta memiliki daya saing global. Dalam kerangka Asta Cita Presiden, transformasi pendidikan diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang tangguh dan kompetitif.
Pendekatan pembelajaran juga didorong untuk lebih mendalam. Tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pemahaman, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas.
Pada kesempatan tersebut, Fajar menekankan peran strategis guru sebagai kunci utama peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru menjadi prioritas pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan.
"Guru adalah pusat perubahan. Investasi pada guru merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....