LPOI Dorong Konsolidasi Dunia Islam Demi Perdamaian Global

  • 02 Mei 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • LPOI mendorong konsolidasi dunia Islam untuk memperkuat perdamaian global.
  • Perdamaian dan peradaban humanis harus menjadi pilar perjuangan umat Islam.

RRI.CO.ID, Jakarta – Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mendorong konsolidasi dunia Islam untuk memperkuat perdamaian global. Seruan itu disampaikan dalam dialog publik di Pesantren Al Tsaqofah, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.

Dialog tersebut juga diisi penandatanganan nota kesepahaman antara LPOI dan lembaga asal Mesir. Kerja sama dilakukan bersama Muassasah Risalatussalam Al Alam.

Ketua LPOI, Said Aqil Siroj mengatakan, konsolidasi dunia Islam menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, Islam harus tampil membawa pesan damai dan kemanusiaan.

“Kini saatnya konsolidasi dunia Islam disegerakan. Islam harus hadir membawa manfaat bagi kemanusiaan,” kata Said Aqil.

Ia menegaskan, perdamaian dan peradaban humanis harus menjadi pilar perjuangan umat Islam. Dialog peradaban berbasis nilai perdamaian juga perlu diperluas.

Said Aqil menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam meredam konflik global. Menurutnya, dunia membutuhkan juru damai terpercaya untuk menjembatani kepentingan berbagai pihak.

“Tidak dibenarkan melakukan penjajahan atau menindas bangsa lain. Tindakan pemicu konflik global harus segera dihentikan,” ujarnya.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi konsolidator perdamaian dunia. Langkah strategis dinilai penting untuk memperkuat peran tersebut.

Dialog publik di Pesantren Al Tsaqofah, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026 (Foto: LPOI)

Sekjen LPOI, Imam Pituduh mengatakan, kerja sama akan mencakup berbagai program strategis. Program meliputi diplomasi budaya, pendidikan, dan dakwah moderasi lintas negara.

“Kerja sama ini membangun ekosistem pemikiran Islam moderat berkelanjutan. Kami juga memperkuat jaringan internasional dan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Pimpinan Risalatussalam Al Alam, Majdy Thontowy, menyatakan komitmen memperkuat kolaborasi bersama Indonesia. Programnya mencakup dialog peradaban, beasiswa, dan publikasi ilmiah bersama.

Majdy optimistis Indonesia dan Mesir menjadi pusat peradaban Islam masa depan. Kedua negara juga diharapkan berperan aktif menjaga perdamaian global.

“Islam harus hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dunia perlu melihat Islam yang damai dan toleran,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan LPOI serta para santri dari berbagai daerah. Acara berlangsung khidmat sebagai penguatan jejaring kerja sama internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....