BPOM Sidak Lima SPPG, Pastikan Keamanan Program Makan Bergizi Gratis
- 30 Apr 2026 19:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BPOM melakukan sidak serentak di lima SPPG untuk memastikan pelaksanaan Program MBG sesuai ketentuan
- Pengawasan mencakup seluruh proses mulai bahan baku hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat
- Hasil inspeksi menunjukkan operasional berjalan baik dengan beberapa catatan perbaikan minor
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala BPOM dan jajaran melakukan inspeksi mendadak serentak di lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Jakarta, Kamis 30 April 2026. Sidak ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Pemeriksaan difokuskan pada proses penyiapan bahan baku, pengolahan, pemasakan, pemorsian, hingga makanan siap diantarkan kepada penerima manfaat secara menyeluruh. Langkah ini menjadi bagian penting pengawasan keamanan pangan dalam menjamin kualitas makanan yang diterima masyarakat sasaran program.
SPPG Tebet Manggarai Selatan menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi dan merupakan milik Yayasan Bina Siwi Oku Timur. Operasional dapur memanfaatkan bangunan ruko yang dialihfungsikan dan melayani sebanyak 2.858 penerima manfaat secara rutin.
“Mulai dari dini hari sampai pagi ini, kawan-kawan dari BPOM melakukan survei langsung ke SPPG [salah satunya] Manggarai Selatan. Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Komisi IX DPR RI,” ujar Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar saat sidak salah satu SPPG di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan ini menunjukkan keseriusan BPOM dalam mengawal kualitas pelaksanaan program secara langsung di lapangan. Pengawasan dilakukan sejak tahap awal produksi hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.
“Kami ingin memastikan makanan yang sampai ke anak-anak dan adek-adek kita yang ada di SMP, SMA, SD. Dan bahkan di PAUD, juga ibu hamil, benar-benar terjamin keamanannya, pasti dan jelas sumbernya,” ucapnya.
Pengawasan BPOM juga mencakup tindak lanjut kejadian luar biasa keamanan pangan termasuk dalam pelaksanaan Program MBG. Monitoring yang baik serta respons cepat dinilai mampu mencegah risiko insiden keamanan pangan sejak awal pelaksanaan program.
Secara umum hasil inspeksi menunjukkan operasional seluruh SPPG berjalan sesuai ketentuan meskipun terdapat catatan perbaikan minor. Catatan tersebut telah disampaikan kepada Kepala SPPG Muhammad Abrar Hariswan untuk segera ditindaklanjuti dalam peningkatan kualitas layanan.
“Kami datang untuk memastikan program MBG ini berjalan semakin baik, kunjungan ini adalah bentuk monitoring BPOM. Agar kita bisa bersama-sama melakukan continuous improvement, hasilnya nanti kita sampaikan ke BGN (Badan Gizi Nasional) sebagai masukan,” ujar Taruna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....