Kemlu Tekankan Pentingnya Pahami Dinamika Geopolitik bagi Media
- 29 Apr 2026 16:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemlu menekankan pentingnya pemahaman berkelanjutan terhadap dinamika geopolitik yang terus berkembang secara global
- Media diimbau melihat kebijakan Indonesia berdasarkan kepentingan nasional dalam setiap isu internasional
- Prinsip politik luar negeri bebas aktif menjadi dasar diplomasi Indonesia dalam menghadapi dinamika global
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Hendra Oktavianus menekankan pentingnya memahami dinamika geopolitik secara berkelanjutan bagi media. Ia menyampaikan bahwa cara bernavigasi isu global harus selalu mempertimbangkan kepentingan nasional Indonesia secara konsisten.
Hendra mengatakan isu geopolitik yang sangat dinamis saat ini membutuhkan cara tersendiri dalam memahami situasi global. Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut harus dilakukan dengan terus menerus mempelajari perkembangan dinamika geopolitik yang terjadi.
“Secara terus menerus mempahamikan dinamika geopolitik. Bagaimana kebijakan Indonesia itu harus selalu dilihat dari segi kepentingan Indonesia,” ujarnya kepada RRI di kantor pusat RRI, Jakarta Pusat, Rabu, 29 April 2026.
Menurutnya, media perlu melihat setiap kebijakan Indonesia dari sudut pandang kepentingan nasional yang menjadi prioritas utama. Ia menambahkan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia selalu didasarkan pada kepentingan bangsa dalam berbagai situasi global.
Hendra juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri bebas aktif dalam menjalankan diplomasi internasional. Ia menyebutkan bahwa setiap kebijakan dan langkah diplomasi Indonesia selalu berlandaskan kepentingan nasional secara konsisten.
“Kita punya kebijakan politik luar negeri bebas aktif. Dimana apapun kebijakan yang kita lakukan, diplomasi yang kita laksanakan itu selalu berdasarkan kepentingan Indonesia,” kata Hendra.
Sebelumnya, Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri Hendra Oktavianus melakukan audiensi dengan Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo, Rabu, 29 April 2026. Pertemuan tersebut membahas kerja sama yang telah berjalan serta rencana kolaborasi lanjutan yang akan dilakukan kedua lembaga.
Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo turut menyoroti perubahan pola konsumsi media. Misalnya, perhatian pendengar radio kini beralih ke media sosial yang menawarkan durasi lebih singkat.
“Karena kejadian-kejadian yang sifatnya internasional, ternyata juga berlaku untuk konsumsi dalam negeri,” ucapnya. Menurutnya, kolaborasi antara kanal Voice of Indonesia, Pro 3, dan RRI Jakarta dapat dilakukan untuk menyikapi isu yang dapat dijadikan berita tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....