Kemlu Gandeng RRI, Perkuat Kerja Sama dan Transformasi Media
- 29 Apr 2026 15:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Luar Negeri dan RRI sepakat melanjutkan serta memperkuat kerja sama yang telah terjalin sebelumnya
- Kolaborasi diarahkan untuk membangun narasi pemberitaan yang seimbang dan mendukung kepentingan Indonesia di luar negeri
- RRI menyoroti perubahan pola konsumsi media, sehingga kerja sama lintas kanal diperlukan untuk menjangkau audiens lebih luas
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Hendra Oktavianus melakukan audiensi dengan Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo, Rabu, 29 April 2026. Pertemuan tersebut membahas kerja sama yang telah berjalan serta rencana kolaborasi lanjutan yang akan dilakukan kedua lembaga.
Hendra mengatakan, audiensi dengan RRI memperkuat kelanjutan kerja sama. Menurutnya, pertemuan itu membuka ruang untuk melanjutkan hubungan yang sudah terjalin selama beberapa waktu terakhir.
“Kami senang sekali terkait dengan pertemuan hari ini. Bahwa kita bisa terus meneruskan kerjasama yang selama ini terjadi,” kata Hendra kepada RRI di Kantor Pusat RRI, Jakarta Pusat, Rabu, 29 April 2026.
Ia mengatakan, kedua lembaga dapat terus bersama membangun narasi yang seimbang dan baik. Menurutnya, narasi tersebut juga dapat meningkatkan cita cita Indonesia khususnya di luar negeri.
Hendra mengatakan, Kementerian Luar Negeri ingin terus membina kerja sama dengan RRI melalui program baru. Program tersebut disiapkan agar kedua lembaga dapat menghadirkan pemberitaan yang seimbang kepada masyarakat.
“Kami juga ingin terus membina kerjasama, menginovasi berbagai macam program baru dengan RRI. Sehingga RRI dan Kemlu sama-sama bisa menyampaikan pemberitaan yang berimbang, yang baik,” katanya.
Ia berharap kolaborasi itu dapat membantu membangun Indonesia menjadi lebih baik melalui informasi. “Berbagai macam program-program dan kerjasama yang dapat membangun Indonesia agar lebih baik,” ucap Hendra.
Sementara itu, Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo turut menyoroti perubahan pola konsumsi media. Ia mencontohkan, perhatian pendengar radio kini beralih ke media sosial yang menawarkan durasi lebih singkat.
Menurutnya, kolaborasi antara kanal Voice of Indonesia, Pro3, dan RRI Jakarta dapat dilakukan untuk menyikapi isu yang dapat dijadikan berita tersebut. “Karena kejadian-kejadian yang sifatnya internasional, ternyata juga berlaku untuk konsumsi dalam negeri,” kata Hendrasmo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....