BAZNAS RI: Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir Dorong Kemandirian Ekonomi
- 28 Apr 2026 01:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI: Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir Dorong Kemandirian Ekonomi
- Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi menghadiri peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir, Selasa, 21 April 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi menghadiri peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir, Selasa, 21 April 2026. Kampung nelayan itu berada di Desa Warloka Pesisir, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Peluncuran Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir bukan sekadar seremoni. Melainkan langkah nyata menghadirkan harapan baru bagi masyarakat nelayan agar semakin mandiri dan sejahtera," kata Zainut Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangan tertulisnya yang diterima RRI, Selasa, 28 April 2026).
Dia mengapresiasi langkah Bank Syariah Indonesia yang konsisten dengan program pemberdayaan masyarakat. Zainut juga menilai BSI selama ini memiliki visi yang sejalan dengan BAZNAS dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang komprehensif.
Menurutnya, kehadiran lembaga keuangan syariah di tengah desa sangat strategis untuk membantu pembiayaan. Termasuk pendampingan usaha bagi para nelayan kecil agar mampu bersaing.
Ia meyakini sentuhan program syariah di level akar rumput akan menjadi motor penggerak utama membangkitkan roda ekonomi lokal. Dimana selama ini sektor tersebut sulit berkembang karena keterbatasan akses.
"Program seperti Kampung Nelayan ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Saya berharap masyarakat penerima manfaat ke depan dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki," ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo. Ia mengatakan, sebagai lembaga keuangan, BSI memiliki misi agar kehadirannya dirasakan secara inklusif oleh seluruh kalangan masyarakat.
Ia juga menjelaskan, Kampung Nelayan Desa BSI Warloka merupakan desa binaan ke-21 dari 23 desa yang dibangun BSI sejak merger. Khusus untuk Warloka, BSI memberikan 19 perahu kepada sekitar 143 kepala keluarga.
“Kami ingin berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya di pusat kota, tetapi juga dari desa,” ujar Anggoro. Dia menekankan, program ini sejalan dengan arah pembangunan nasional Asta Cita yang menekankan pembangunan dari desa dan ekonomi rakyat.
Pemerintah sendiri telah mencanangkan pembangunan 1.000 kampung nelayan hingga 2026. Sebagai bagian dari bank pemerintah, BSI menyatakan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....