Putus Rantai Kemiskinan, Menag Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik
- 28 Apr 2026 00:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperkuat program beasiswa untuk mustahik. Menag menilai program ini penting sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.
Hal tersebut disampaikannya dalam BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Selasa, 21 April 2026. Menurutnya, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, tetapi juga kemiskinan ilmu.
Karena itu, Menag berharap BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi. Ia mendorong lembaga tersebut juga mengedepankan pendekatan pendidikan melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.
Menag menilai, pemberian beasiswa bagi mustahik hingga jenjang perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan.
“Dalam surat Al-Ma’un, miskin bukan hanya soal harta, tapi juga ilmu pengetahuan. Kita ingin masa depan di mana kemiskinan umat dapat diatasi melalui lahirnya generasi berilmu lewat program beasiswa yang masif,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI, Selasa, 28 April 2026.
Sementara itu, Ketua BAZNAS H. Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan program beasiswa menjadi bagian penting dalam membangun kualitas SDM mustahik. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM akan berdampak pada meningkatnya kemandirian penerima manfaat serta kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
Sodik menambahkan, dengan program yang terarah dan berdampak seperti beasiswa, BAZNAS optimistis dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas. Selain itu berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang mampu mendorong kesejahteraan umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....