Indonesia dan Tiongkok Kolaborasi Bangun 1.000 SPPG MBG

  • 26 Apr 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
  • Makan Bergizi Gratis
  • Tiongkok
  • Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Tiongkok berkolaborasi membangun 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penjajakan kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok berfokus pada pembangunan infrastruktur dapur program MBG melalui kemitraan strategis kedua negara.

Kolaborasi tersebut secara teknis dilakukan antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kadin Tiongkok. Pihak dari Kadin Tiongkok berkomitmen akan membangun 1.000 SPPG atau dapur MBG bekerjasama dengan mitra SPPG.

Ketua Umum Yayasan Gerakan Dapur Indonesia, Nofalia Heikal Safar melakukan kunjungan ke Tiongkok untuk menindaklanjuti kolaborasi pembangunan SPPG. Ia menyambut baik banyaknya investor dari Tiongkok ingin berinvestasi pada program MBG yang merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Investasi Dapur MBG pengusaha dari Tiongkok menawarkan partisipasi dan investasi. Kolaborasi dalam proyek pembangunan 1.000 dapur MBG Gotong Royong di Indonesia," kata Nofalia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Minggu 26 April 2026.

Nofalia yang juga Ketua Umum Yayasan Garuda Biru Indonesia menyebut, kunjungan ke Tiongkok memberikan masukan kolaborasi pembangunan SPPG. Ia berkunjung ke sejumlah pameran di Shenzhen, Guang Zhou, Shanghai, serta Beijing dari 23 hingga 30 April 2026.

Pameran Canton Fair atau Tiongkok Import and Export Fair menampilkan usaha kuliner maupun produk-produk Indonesia yang dapat diekspor. Adapun produk yang dapat diekspor seperti lada, biji pala, kayu manis, cengkeh, jahe, dan kunyit sebagai komoditas utama.

"Melalui pameran miniatur di Jakarta Fair dan di Canton Fair atau China Import and Export Fair. Menampilkan alur produksi makan bergizi dari bahan baku hingga distribusi, sebagai bagian dari promosi standardisasi kuliner," ucapnya.

Nofalia yang juga Ketua Umum Yayasan Salman Peduli Berkarya menegaskan, pihaknya memperkuat program prioritas Pemerintah terkait ketahanan pangan. Ia akan memperluas jaringan dapur sehat SPPG di dalam negeri hingga menjajaki model yang sukses dari negara mitra.

"Oleh karenanya Pameran dan Miniatur adalah program dari Gerakan Dapur Indonesia. Garuda Biru Indonesia telah memperkenalkan konsep dapur sehat untuk peningkatan kualitas SPPG program MBG," ujarnya.

Kolaborasi Indonesia dan Tiongkok juga menjajaki Transfer Teknologi dan Standar dalam operasional SPPG. Kerja sama tersebut melibatkan penerapan teknologi dapur modern, sistem sanitasi, dan manajemen operasional kuliner skala besar mengadopsi Tiongkok.

Sejumlah investor dari Tiongkok menyambut baik kolaborasi dengan Indonesia dalam pembangunan 1.000 SPPG yang masih dibutuhkan percepatan infrastrukturnya. Kolaborasi ini menjadi fondasi bagi pelaku kuliner Indonesia khususnya SPPG untuk mempelajari manajemen dapur skala besar dari Tiongkok.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....