Permuda Akses Keluarga Kurang Mampu, Bupati Majalengka Apresiasi Sekolah Rakyat
- 25 Apr 2026 21:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bupati Majalengka Eman Suherman apresiasi program Sekolah Rakyat
- Program dinilai buka akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu
- Perubahan signifikan terlihat pada penampilan dan kepercayaan diri siswa
- Mensos Saifullah Yusuf sebut program bagian pengentasan kemiskinan terpadu
- Intervensi mencakup pendidikan, perbaikan rumah, jaminan kesehatan, dan pelatihan usaha
RRI.CO.ID, Majalengka - Bupati Majalengka Eman Suherman mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial. Program ini dinilai membuka akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu.
Apresiasi itu disampaikan saat kegiatan kolaborasi program prioritas presiden, Jumat 24 April 2026. Ia hadir bersama Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan.
“Tentu hari ini saya atas nama masyarakat Majalengka mengucapkan terima kasih. Program Sekolah Rakyat ini benar-benar luar biasa,” ucapnya.
Ia menyoroti perubahan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 34 Majalengka. Menurutnya, penampilan dan kepercayaan diri siswa kini jauh lebih baik.
“Anak yang dulu pada dekil, sekarang penampilannya luar biasa,” katanya.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan keberhasilan program tidak lepas dari sinergi pusat dan daerah. Program ini merupakan bagian strategi pengentasan kemiskinan terpadu.
“Disamping anaknya bisa sekolah, orang tuanya juga diberdayakan,” ucapnya.
Ia menjelaskan intervensi juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni, bantuan iuran jaminan kesehatan nasional, dan pelatihan usaha. Pendekatan ini menyasar seluruh aspek kesejahteraan keluarga.
“Per hari ini sudah ada 100 titik Sekolah Rakyat permanen yang sedang dibangun. Progresnya antara 20 hingga 40 persen,” ucapnya.
Ia menambahkan fasilitas tersebut ditargetkan mulai digunakan pada Juli 2026 untuk masa pengenalan lingkungan sekolah. Program ini khusus bagi keluarga paling tidak mampu dengan seleksi ketat.
“Jangan ada yang main-main, jangan ada yang suap,” katanya.
Pemerintah menargetkan setiap kabupaten memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. Upaya ini diharapkan mempercepat pengentasan kemiskinan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....