APPMBGI Perkuat Sinergi Pengusaha Dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis
- 25 Apr 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- APPMBGI menjadi wadah pengusaha penunjang dan pengelola dapur untuk memperkuat rantai pasok program makan bergizi gratis
- Asosiasi berperan dalam supervisi, edukasi, sosialisasi regulasi, serta advokasi standar dan sertifikasi dapur MBG
- APPMBGI bersama pemerintah mendorong perbaikan kualitas program untuk mencegah keracunan dan menjaga keberlanjutan MBG
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras menyatakan APPMBGI menjadi wadah pengusaha penunjang dan pemilik dapur untuk memperkuat rantai pasok. Ia menyebut asosiasi itu mempertemukan anggota agar dapat berinteraksi dalam satu wadah khusus mendukung program makan bergizi gratis nasional.
Abdul menjelaskan APPMBGI lahir untuk memperjuangkan kesinambungan program makan bergizi gratis dalam jangka panjang bagi masyarakat. Ia mengatakan asosiasi ikut melakukan supervisi, edukasi, sosialisasi regulasi, serta advokasi bagi dapur yang harus memenuhi standar.
“APPMBGI ini punya peran untuk ikut melakukan supervisi, ikut memberikan edukasi dan sekaligus mensosialisasikan regulasi. Termasuk di dalamnya bagaimana memberikan advokasi kepada mereka agar MBG mereka atau SPPG mereka memiliki standar dan sertifikasi sesuai syarat,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) usai memberikan sambutan dalam acara ‘APPMBGI National Summit 2026’ di Jakarta Timur, Sabtu, 25 April 2026.
Abdul menyebut, asosiasi ini juga mengawal kebijakan nasional pemerintah yang menempatkan program MBG sebagai proyek unggulan menuju Indonesia Emas. Namun, dia menegaskan asosiasi tetap menyampaikan kritik konstruktif demi memperbaiki berbagai persoalan yang masih muncul di lapangan.
“Kita tetap melakukan kritik secara konstruktif. Demi perbaikan apa yang terjadi di lapangan, karena memang usia daripada program MBG ini masih relatif muda,” ucapnya.
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas program makan bergizi gratis secara berkelanjutan. Ia berharap kehadiran asosiasi membantu mengontrol kekurangan serta memperbaiki pelaksanaan program secara bersama.
Ia mengatakan seluruh pihak harus memperbaiki rantai pasok makanan dan proses penyajian secara bersama. Ia menegaskan langkah itu penting untuk mencegah keracunan dan menjaga keamanan konsumsi penerima manfaat.
“Kita berusaha untuk mengatasi semuanya, misalnya keracunan, bagaimana sampai bisa zero accident. Tidak ada, dan kualitas untuk makan SPPG, rantai pasok dan segala macam, sama-sama kita perbaiki bersama,” ujarnya.
Menurutnya, program makan bergizi gratis sangat strategis membangun ketahanan pangan dan sumber daya manusia. Ia menilai program tersebut dapat menciptakan generasi cerdas yang mampu mengembangkan teknologi nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....