Seskab Terima Dirut BTN-KAI, Bahas Program Hunian Layak Masyarakat Perkotaan

  • 22 Apr 2026 20:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, menerima kunjungan Dirut BTN, Nixon Napitupulu, dan Dirut KAI, Bobby Rasyidin
  • Pertemuan Seskab dengan Dirut BTN dan KAI, membahas program hunian layak bagi masyarakat perkotaan
  • Pertemuan Seskab dengan Dirut BTN dan KAI juga turut membahas pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD),

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, menerima Direktur Utama (Dirut) BTN, Nixon Napitupulu, dan Dirut KAI, Bobby Rasyidin. Hal tersebut terungkapkan dalam unggahan akun instagram resmi Sekretariat Kabinet (Setkab) @sekretariat.kabinet, Rabu, 22 April 2026.

Dalam keterangan unggahan tersebut, pertemuan itu diketahui membahas tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Seperti salah satunya, yakni terkait program pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat, di kawasan perkotaan.

"Membahas tindak lanjut arahan Presiden Prabowo dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Khususnya, di kawasan perkotaan," tulis keterangan unggahan @sekretariat.kabinet, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Dalam tindak lanjut tersebut, pemerintah berkomitmen untuk membangun hunian vertikal, yang layak bagi masyarakat perkotaan. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi kuat, antara BTN, KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Setidaknya dalam realisasi program tersebut, pemerintah telah mulai membangun sebanyak 5.000 unit rumah susun (rusun). Program ini ditujukan untuk memberikan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, dengan berbagai skema yang telah disiapkan.

"Salah satunya di Manggarai, Jakarta, yang telah mulai dibangun sebanyak 5.000 unit rumah susun dengan luas 45 dan 54 meter persegi. Hunian ini dirancang terjangkau, melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Dirut BTN Nixon Napitupulu melaporkan bahwa di tahun 2025, terjadi peningkatan pembangunan rumah terjangkau. Setidaknya BTN telah membangun sekitar 200.000 ribu unit rumah melalui KPR/FLPP, dan 40.000 unit rumah melalui non KPR.

Selain itu, pertemuan tersebut juga turut membahas progres redesain Stasiun Gambir, dan peningkatan kualitas layanan Kereta Api. Bahkan pertemuan itu, juga membahas pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), sebagai simpul perekonomian baru yang terintegrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....