BGN Sebut Kebutuhan Belasan Ribu Sapi Bukan Realisasi Harian
- 22 Apr 2026 21:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan kebutuhan 19.000 ekor sapi dalam program MBG hanya simulasi, bukan kondisi riil harian sebenarnya.
- Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut satu SPPG membutuhkan 350 hingga 382 kilogram daging sapi per sekali memasak.
RRI.CO.ID, Bekasi - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan kebutuhan 19.000 ekor sapi dalam program MBG hanya simulasi, bukan kondisi riil harian sebenarnya. Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut satu SPPG membutuhkan 350 hingga 382 kilogram daging sapi per sekali memasak.
“Ini hanya pengandaian, satu SPPG masak daging sapi butuh satu ekor, jika serentak tinggal dikalikan jumlahnya. Sekali masak butuh 350 hingga 382 kilogram daging sapi, setara satu ekor, dagingnya saja,” kata Dadan Hindayana saat memberikan sambutan saat meresmikan SPPG Pemuda Muhammadiyah di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 22 April 2026.
Dadan menambahkan, menu dalam program MBG tidak bersifat seragam secara nasional. Variasi menu dilakukan untuk mencegah lonjakan kebutuhan bahan pangan yang dapat memicu kenaikan harga di pasar.
“Menunya ada telur, ayam, sapi, dan ikan. Kita tidak pernah memaksakan menu nasional karena tekanannya pasti tinggi dan harga bisa naik,” ucap Dadan.
Ia mencontohkan saat peringatan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto kebutuhan telur mencapai 36 juta butir memicu kenaikan harga. Karena itu, BGN memilih pendekatan fleksibel dalam penyusunan menu MBG dengan menyesuaikan potensi sumber daya dan preferensi masyarakat di masing-masing daerah.
“Hari itu butuh 36 juta butir telur dan dampaknya harga naik sekitar Rp3.000. Kita ingin memberdayakan potensi lokal dan menyesuaikan selera masyarakat, supaya tekanan konsumsi tidak terlalu tinggi,” ujar Dadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....