Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis 'Dhira Brata' di Kabupaten Kolaka
- 22 Apr 2026 14:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakapolri resmikan 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara
- Dua jembatan utama Dhira Brata
- Infrastruktur ditargetkan melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meresmikan 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara, Selasa, 21 April 2026. Dua jembatan utama tersebut bernama “Dhira Brata” yang dibangun di dua Kabupaten yakni di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur.
Peresmian tersebut merupakan implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan jembatan perintis di daerah. Langkah ini bertujuan membuka akses wilayah, mempercepat konektivitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan, pembangunan jembatan perintis menjadi bagian percepatan infrastruktur dasar nasional. Fokus pembangunan diarahkan pada wilayah yang membutuhkan akses transportasi memadai dan memiliki tingkat kerawanan tertentu.
“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 22 April 2026.
Jembatan yang dibangun diproyeksikan melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga atau ribuan jiwa di wilayah tersebut. Infrastruktur ini juga menghubungkan lebih dari sembilan desa di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur.
Selain itu, pembangunan jembatan dilakukan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong. Dukungan konsultasi konstruksi profesional juga diberikan untuk memastikan keamanan serta keberlanjutan infrastruktur jangka panjang.
Ia juga menegaskan, pembangunan jembatan ini sejalan arahan Presiden dalam pembangunan infrastruktur adaptif. Pendekatan ini penting mengingat kondisi geografis Indonesia yang memiliki potensi sekaligus risiko bencana.
“Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” ujarnya.
Lebih lanjut, terdapat 15 titik jembatan lain yang telah dipetakan oleh Polres jajaran untuk pembangunan dan perbaikan. Titik tersebut tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara untuk memperluas akses masyarakat.
Peresmian 17 jembatan perintis ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjalankan instruksi Presiden secara konkret. Pembangunan ini diharapkan memperkuat konektivitas, membuka akses ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....