Mendiktisainstek Tegaskan Integritas Jadi Kunci Sukses UTBK SNBT

  • 22 Apr 2026 11:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto menegaskan komitmen menjaga integritas pelaksanaan UTBK-SNBT
  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto menyoroti temuan kecurangan pada hari pertama ujian serta mengingatkan pentingnya kejujuran seluruh peserta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto menegaskan komitmen menjaga integritas pelaksanaan UTBK-SNBT. Ia menyoroti temuan kecurangan pada hari pertama ujian serta mengingatkan pentingnya kejujuran seluruh peserta.

“Masih terjadi beberapa upaya tindakan curang dan panitia sudah melakukan himbauan. Mari kita tegakkan integritas, hindari kecurangan, karena pada akhirnya kecurangan dapat diketahui,” kata Brian Yuliarto dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Brian menjelaskan sesi awal UTBK-SNBT diikuti calon mahasiswa fakultas kedokteran, lalu dilanjutkan bidang studi lainnya pada sesi berikutnya. Menurut Brian, pelaksanaan ujian di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berjalan lancar.

“Kami berharap seluruh pusat UTBK di Indonesia dapat menyelenggarakan ujian dengan baik sehingga peserta memperoleh hasil maksimal. Saya mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak tergoda melakukan kecurangan,” ucap Brian menegaskan.

Sementara, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 mengungkapkan danya sejumlah praktik kecurangan pada pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT. Bentuk kecurangan yang ditemukan meliputi penggunaan joki hingga alat bantu terlarang.

"Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan. Seperti perjokian dan penggunaan alat bantu," kata Ketua Umum Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok.

Eduart menegaskan, peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan dikenai sanksi tegas. Ia menjelaskan sanksi yang diberikan mencakup pengguguran dari seleksi, pencoretan dari jalur nasional maupun mandiri di PTN hingga kemungkinan sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan kecurangan dalam proses seleksi ini. Peserta yang terbukti curang akan dikenai sanksi tegas, termasuk pengguguran seleksi hingga sanksi hukum berlaku,” ucap Eduart.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....