Pemerintah Percepat Operasional Koperasi Desa Merah Putih

  • 21 Apr 2026 15:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah percepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
  • Hingga kini 5.714 titik selesai, puluhan ribu lainnya dalam proses
  • Dibuka 35.476 formasi SDM, dengan pendaftar mencapai 383 ribu orang
  • KDKMP jadi pusat ekonomi desa: logistik, sembako, keuangan, dan bantuan
  • Target 30 ribu unit selesai pertengahan 2026, manfaat dirasakan 2027

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Program ini bertujuan memperkuat distribusi pangan dan ekonomi desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, percepatan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian. Pemerintah juga rutin menggelar rapat untuk memastikan program berjalan optimal.

“Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih merupakan infrastruktur strategis bagi masyarakat desa. Program ini mendekatkan akses logistik dan ekonomi secara merata,” ujar Zulkifli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Ia menyampaikan progres pembangunan KDKMP terus mengalami peningkatan signifikan. Dari 83.764 desa, sebanyak 5.714 titik telah selesai dibangun.

Selain itu, sebanyak 25.625 titik masih dalam proses pembangunan saat ini. Sementara 35.408 titik lahan telah siap untuk tahap pembangunan berikutnya.

Di sektor sumber daya manusia, pemerintah membuka 35.476 formasi tenaga kerja. Terdiri dari 30 ribu manajer KDKMP dan 5.476 pengelola Kampung Nelayan.

Jumlah pendaftar tercatat mencapai 383.830 orang dari berbagai daerah. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berbasis sistem merit.

KDKMP akan menjadi pusat layanan ekonomi desa yang terintegrasi. Layanan mencakup sembako, logistik, keuangan, dan distribusi bantuan pemerintah.

Program ini menggandeng sejumlah BUMN untuk mendukung operasional. Kerja sama dilakukan dengan Perum Bulog, PT PLN, dan PT Pos Indonesia.

KDKMP juga dilengkapi fasilitas cold storage serta transportasi logistik pendukung. Fasilitas ini mendukung distribusi pangan hingga menjangkau wilayah desa.

Pemerintah menargetkan pembangunan 30 ribu unit selesai pada pertengahan 2026. Program ini diharapkan mulai dirasakan masyarakat secara luas pada 2027.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....