Kementerian HAM: Pelaku Serangan Kembru Sudah Diketahui

  • 21 Apr 2026 06:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian HAM mengungkap pelaku serangan warga sipil di Kembru telah diketahui masyarakat, memicu desakan pengungkapan segera secara transparan
  • Menteri HAM Natalius Pigai meminta pihak yang bertanggung jawab tidak bersembunyi dan segera menjalani proses hukum.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian HAM mengungkap pelaku serangan warga sipil di Kembru telah diketahui masyarakat, memicu desakan pengungkapan segera secara transparan. Menteri HAM Natalius Pigai meminta pihak yang bertanggung jawab tidak bersembunyi dan segera menjalani proses hukum.

“Peristiwa itu terjadi siang hari, pelakunya sudah tahu, korban dan masyarakat sekitar juga tahu. Jangan disembunyikan, harus dibuka,” kata Natalius Pigai dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Pigai menyebut peristiwa penyerangan yang terjadi pada 14 April 2026 itu menjadi perhatian serius Kementerian HAM. Ia menilai, keterbukaan dalam mengungkap pelaku menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap stabilitas nasional.

“Kami menjadikan ini atensi serius agar tidak menjadi bom waktu. Peristiwa ini berpotensi mengganggu stabilitas nasional serta integritas wilayah negara Indonesia,” ucap Pigai.

Berdasarkan data terbaru, kata Pigai, sebanyak 15 orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam serangan tersebut. Menurutnya, jumlah tersebut meningkat dari laporan awal yang menyebut lima orang meninggal dunia.

“Sebanyak 15 orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam serangan tersebut. Jumlah ini meningkat dari laporan awal yang menyebut lima orang meninggal dunia,” ucapnya.

Pigai menegaskan, aparat pemerintah daerah, unsur pimpinan provinsi, hingga relawan kemanusiaan telah turun langsung ke lokasi untuk penanganan awal. Ia juga mendorong percepatan proses hukum secara transparan dan akuntabel.

“Kalau pelakunya tidak diungkap dan tidak bertanggung jawab. Maka martabat kita yang akan terganggu,” kata Pigai menutup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....