Indonesia dan Polandia Tingkatkan Kerja Sama Pangan di tengah Dinamika Global
- 21 Apr 2026 21:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamentan RI dan Polandia bahas kerja sama pangan di tengah dinamika global
- Kerja sama fokus pada perdagangan, investasi, dan riset pertanian
- Polandia dorong ekspor daging, susu, gandum, dan buah berry ke Indonesia
- Indonesia tekankan standar kesehatan, sertifikasi, dan keamanan hayati
- Kedua negara sepakat bentuk kelompok kerja teknis percepat kerja sama
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menerima Wakil Menteri Pertanian Polandia Małgorzata Gromadzka di Jakarta, Senin, 20 April 2026. Pertemuan membahas penguatan kerja sama pangan di tengah dinamika global.
Sudaryono mengatakan, kerja sama diarahkan pada perdagangan investasi dan riset pertanian. Menurutnya, Indonesia terbuka terhadap kerja sama internasional, bahkan didorong melalui Uni Eropa.
“Indonesia terbuka untuk kerja sama perdagangan investasi dan lainnya. Kami ingin kemitraan yang saling menguntungkan," kata Wamentan dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.
Ia menekankan kerja sama harus konkret menghadapi krisis global saat ini. Langkah meliputi pembukaan akses pasar dan penyederhanaan prosedur teknis.
Polandia mendorong ekspor daging sapi produk susu gandum dan buah berry. Indonesia menekankan standar kesehatan dan sertifikasi veteriner ketat.
Pemerintah mempertimbangkan aspek keamanan hayati untuk komoditas tertentu. Komoditas unggas menjadi salah satu perhatian utama.
Wamentan menekankan, keamanan pangan dan produksi dalam negeri harus terjaga. Pemerintah memastikan keseimbangan antara impor dan produksi lokal.
Kedua negara sepakat membentuk kelompok kerja teknis pertanian. Langkah ini mempercepat penyelesaian protokol perdagangan bilateral.
Kerja sama juga diperluas melalui pertemuan pelaku usaha dan investasi. Nota kesepahaman antar pemerintah sedang dipersiapkan kedua pihak.
Wamen Polandia menilai kerja sama dengan Indonesia memiliki potensi besar. Kedua negara dinilai saling melengkapi dalam sektor pertanian.
Kerja sama diharapkan memperkuat ketahanan pangan kedua negara. Selain itu meningkatkan perdagangan yang berkelanjutan jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....