Menkomdigi Dorong Perluasan Adopsi AI di Sejumlah Sektor Strategis

  • 20 Apr 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, mendorong perluasan adopsi AI di berbagai sektor strategis
  • Perluasan adopsi AI di berbagai sektor strategis diyakini Menkomdigi Meutya Hafid, dapat menambah kontribusi terhadap PDB Indonesia
  • Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan, regulasi AI menjadi hal penting di tengah perkembangan teknologi AI

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mendorong percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai sektor strategis. Menteri Komdigi (Menkomdigi), Meutya Hafid mengatakan, percepatan adopsi AI ini memberikan dampak besar dan signifikan, yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia mencontohkan, adopsi AI pada sektor keuangan dan ritel. Di mana saat ini lebih maju dibandingkan sektor lainnya.

Menurutnya, perluasan adopsi AI ini, berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen, terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sehingga percepatan adopsi AI di berbagai sektor ini diyakini Menkomdigi, akan meningkatkan kebutuhan efisiensi dan produktivitas.

"Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat. Karena, di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan," kata Meutya dalam forum 'The Power Of AI', dikutip Senin, 20 April 2026.

Pemerintah, lanjut dia, juga memperhatikan tata kelola yang kuat dan adaptif. Untuk itu, regulasi tata kelola AI saat ini, menjadi kebutuhan yang mendesak.

Meutya mengatakan, pemerintah melalui Kemkomdigi, telah merampungkan sejumlah regulasi. Di antaranya, peraturan Presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional, yang kini menunggu pengesahannya.

"Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan. Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI," ujar Menkomdigi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....