Masyarakat Diminta Awasi Akurasi Data Digitalisasi Bansos
- 12 Sep 2026 08:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengumumkan bahwa masyarakat dapat berperan serta mengawasi pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial secara transparan.
- Masyarakat diberikan kesempatan untuk melaporkan ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial melalui kanal pelaporan di portal digital bansos yang telah disediakan.
- Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Rollout Nasional Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi di Kantor Dewan Ekonomi Nasional untuk mempercepat transformasi digital program bansos.
Masyarakat Diminta Awasi Akurasi Data Digitalisasi Bansos
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut masyarakat dapat turut mengawasi pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial (bansos). Pengawasan dilakukan dengan melaporkan ketidaksesuaian data penerima melalui kanal pelaporan pada portal digital bansos.
Hal itu disampaikan Meutya usai Rapat Koordinasi Persiapan Rollout Nasional Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi di Kantor Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Menurutnya, mekanisme pelaporan tersebut disiapkan agar data penerima bansos dapat terus diperbaiki.
"Ketika ada data yang salah, silakan (laporkan), kita juga sudah menyiapkan mekanisme sanggah secara sistem. Mekanisme sanggah juga sudah siap untuk kemudian data selalu diperbaiki," kata Meutya dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat, 11 September 2026.
Lebih lanjut, Meutya mengatakan sistem pelaporan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mentransformasi layanan penyaluran bansos. Langkah tersebut juga untuk memastikan sistem mampu melayani masyarakat secara optimal.
Namun, Meutya menegaskan akurasi data penerima menjadi hal penting dalam pelaksanaan digitalisasi bansos. Untuk memastikan hal tersebut, Kemkomdigi akan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kemkomdigi dan BSSN akan melakukan pengujian melalui stress test dan load test terhadap sistem digitalisasi bansos. Pengujian tersebut bertujuan mengukur kapasitas layanan sekaligus memastikan keamanan sistem dan perlindungan data masyarakat.
"Kita tadi juga sudah sepakat di bawah arahan Pak Luhut untuk melakukan stress test dan load test, bekerja sama tentu dengan BSSN. Untuk memastikan tadi keandalannya," ujar Menkomdigi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....