Bali Spirit Festival Perkuat Pariwisata 'Wellness Indonesia Global'

  • 20 Apr 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bali Spirit Festival kembali menegaskan posisi Indonesia dalam industri wellness global
  • Event ini menunjukkan kekuatan pariwisata berbasis kekayaan intelektual berkelas dunia
  • Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival tersebut

RRI.CO.ID, Bali - Bali Spirit Festival kembali menegaskan posisi Indonesia dalam industri wellness global. Event ini menunjukkan kekuatan pariwisata berbasis kekayaan intelektual berkelas dunia.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival tersebut. Festival dinilai mampu menghadirkan pengalaman kelas dunia yang memperkuat citra Indonesia.

“Selama empat hari festival ini menunjukkan Indonesia mampu menghadirkan kegiatan KI berkelas dunia,” kata Widiyanti, Senin, 20 April. Ia menegaskan dukungan pemerintah melalui program Event by Indonesia.

Festival yang berlangsung 15–19 April 2026 mengusung tema “Welcome Home”. Kegiatan ini menjadi pionir festival yoga dan kebugaran terbesar di Asia Tenggara.

Widiyanti menilai festival sejalan dengan arah kebijakan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Fokus diarahkan pada sektor wellness yang memberikan nilai tambah ekonomi.

Tahun lalu, festival mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp6,7 miliar. Dampaknya dirasakan sektor akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.

Data Global Wellness Institute 2023 menunjukkan Indonesia unggul di Asia Tenggara. Nilai ekonomi kebugaran nasional mencapai 56,4 miliar dolar AS.

Indonesia juga menempati posisi keenam terbesar di kawasan Asia Pasifik. Pertumbuhannya menjadi yang ketiga tertinggi di kawasan tersebut.

Festival ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam industri wellness global. Kegiatan tersebut menjadi representasi potensi pariwisata berbasis kebugaran.

“Partisipasi lebih dari 60 negara menunjukkan daya tarik global yang semakin kuat,” ujarnya. Ia menilai festival mampu meningkatkan daya saing pariwisata nasional.

Widiyanti menegaskan festival harus menjadi instrumen utama penguatan pariwisata berkualitas. Pendekatan ini penting untuk menjaga keberlanjutan dan kualitas destinasi.

Bali Spirit Festival memadukan yoga, tari, musik, dan praktik healing tradisional. Rangkaian kegiatan dirancang secara holistik untuk pengalaman wisata yang mendalam.

Festival juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Upaya dilakukan melalui pengurangan plastik dan pengelolaan sampah terpadu.

Penerapan composting toilet menjadi bagian dari praktik ramah lingkungan. Langkah ini mendukung konsep pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....