Kemenpar Percepat Pengembangan Pariwisata Terpadu Danau Toba
- 18 Apr 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pariwisata berkomitmen percepat pembangunan pariwisata di Danau Toba
- Fokus pengembangan diarahkan pada Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A) serta sinkronisasi masterplan kawasan
- Pengembangan fokus pada kualitas, keberlanjutan, dan dampak ekonomi masyarakat lokal
- Pemerintah daerah berharap dukungan pusat untuk pengembangan infrastruktur, promosi, dan peningkatan daya saing destinasi
- Kolaborasi lintas pihak diharapkan mampu mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi unggulan berkelas dunia
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat pembangunan sektor pariwisata nasional. Fokus diarahkan pada Destinasi Super Prioritas Danau Toba.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, penguatan konsep Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A) serta sinkronisasi masterplan. Meurutnya, pengembangan atraksi baru yang tengah dirancang pemerintah bertuuan meningkatkan pengalaman wisatawan di kawasan Danau Toba.
"Kami mengembangkan atraksi baru yang lebih menarik. Hal ini untuk meningkatkan pengalaman wisatawan di kawasan pesisir," ujarnya dala. koordinasi bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Jumat, 17 April 2026.
Selain rapat, Menpar juga meninjau panorama dari Bukit Singgolom. Ia berdiskusi dengan pemangku kepentingan terkait percepatan pembangunan.
Pembahasan mencakup penguatan infrastruktur dan pengembangan destinasi. Pembangunan harus berorientasi kualitas, keberlanjutan, dan dampak ekonomi.
Menpar menilai Danau Toba sebagai simbol transformasi pariwisata nasional. Pengembangan kawasan diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
"Danau Toba adalah destinasi berkualitas dan berkelanjutan. Pengembangannya harus memberi dampak nyata bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran menyoroti pengembangan parwisata di Geosite Sipinsur. Ia berharap adanya pendampingan teknis untuk meningkatkan kualitas destinasi.
Di sisi lain, Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan juga meminta dukungan sport tourism. “Terutama penyelenggaraan ajang Open Water Swimming yang akan segera digelar di perairan Muara.” kata Deni.
Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, berharap dukungan infrastruktur dan promosi wisata. Ia menilai sinergi lintas kementerian penting menarik lebih banyak wisatawan.
“Harapan kami kebutuhan utama seperti air bersih dapat segera ditindaklanjuti, melalui sinergi dengan Kementerian PUPR. Kami juga berharap dukungan promosi, agar Samosir semakin dikenal dan menarik lebih banyak wisatawan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....