Siswa Daerah Seberangi Arus Sungai Deras, Puan Maharani: Penuh Risiko

  • 15 Apr 2026 07:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua DPR RI, Puan Maharani merasa miris, masih terdapat siswa di daerah berjuang melawan arus sungai deras ke sekolah
  • Puan menegaskan, anak-anak sekolah seharusnya mendapat kemudahan akses jalan dalam menuju ruang belajar
  • Gambaran anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai untuk mencapai ruang belajar, menunjukkan pendidikan masih menghadapi risiko

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani merasa miris, masih terdapat siswa di daerah berjuang melawan arus sungai deras ke sekolah. Potret siswa menyeberangi derasnya sungai itu, terjadi wilayah terpencil Sulawesi Tengah.

Puan menegaskan, anak-anak sekolah seharusnya mendapat kemudahan akses jalan dalam menuju ruang belajar. Jangan sampai, rutinitas keseharian siswa dalam belajar justru dipenuni risiko dan tantangan.

"Gambaran anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai untuk mencapai ruang belajar, menunjukkan pendidikan masih menghadapi risiko. Seharusnya tidak menjadi bagian dari rutinitas anak-anak," kata Ketua DPP PDIP ini dalam keterangan persnya melansir laman DPR.go.id, di Jakarta, Rabu, 15 April 2026.

Ia mengungkapkan, kejadian membahayakan siswa itu bukan satu dua kali terjadi. Karena, banyak ditemukan pelajar di pedalaman harus menempuh kondisi geografis sulit dan letak rumah dengan sekolah sangat jauh.

“Ini harus menjadi kesadaran kita bersama. Infrastruktur yang merata sebagai bagian dari layanan pendidikan merupakan hak dasar anak yang wajib dipenuhi oleh Negara,” ucap Puan.

Kemudian, Puan menekankan, infrastruktur yang perlu dibangun tidak sebatas bangunan sekolah yang bagus. Infrastruktur penunjang menuju sekolah juga harus diperhatikan negara.

"Infrastruktur utama sekolah, maupun infrastruktur penunjang pendidikan. Seperti akses menuju sekolah, maupun sarana prasarana pendidikan lainnya,” ujar Puan.

Sebelumnya, viral video pelajar sekolah yang harus berenang menyeberangi sungai setiap hari demi menuntut ilmu di Sulawesi Tengah. Video viral itu, terjadi di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam kesehariannya, para siswa harus berjuang melawan arus sungai yang cukup deras hanya untuk bersekolah. Apalagi saat hujan turun, derasnya air sungai mengancam keselamatan para pelajar itu.

Namun kini, anak-anak dari Desa Bainaa Barat bisa sedikit lega. Karena, jembatan mulai dibangun pemerintah bersama TNI dan masyarakat setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....