Menbud Fadli Tanggapi Penemuan Bekas Peluru VOC di Benteng Speelwijk Banten
- 14 Apr 2026 12:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai temuan peluru VOC di Benteng Speelwijk wajar karena merupakan peninggalan era kolonial Belanda.
- Ekskavasi dinilai belum komprehensif, sehingga perlu kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional dan perguruan tinggi untuk penelitian lebih mendalam.
- Pengelolaan cagar budaya harus seimbang antara pelestarian dan pemanfaatan, dengan penerapan SOP agar aktivitas masyarakat tidak merusak situs.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menilai temuan peluru peninggalan VOC di Benteng Speelwijk, Banten adalah hal yang wajar. Ia menyebut benteng tersebut merupakan peninggalan Belanda era VOC, lalu dihancurkan saat pemerintahan Herman Willem Daendels berlangsung.
"Benteng ini berada di Banten dan didirikan pada era VOC, kemudian dihancurkan pada era Herman Willem Daendels. Jadi sangat wajar kalau ditemukan peluru, koin, dan lain-lain," ujarnya saat ditemui wartawan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026.
Menurutnya, hingga saat ini ekskavasi di kawasan tersebut belum dilakukan secara komprehensif. Padahal, Indonesia memiliki banyak situs bersejarah yang menyimpan potensi besar untuk diteliti lebih dalam.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Serta perguruan tinggi, dan institusi lainnya untuk memperkuat penelitian arkeologi di tanah air.
Terkait aktivitas masyarakat di kawasan cagar budaya, ia menegaskan perlunya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan situs. "Artinya situs itu harus kita jaga, tapi juga dimanfaatkan, bukan hanya menjaga artefak yang mati," katanya.
| Baca juga: Menbud Ajak Semua Pihak Jaga Cagar Budaya |
Ia menambahkan, pemanfaatan kawasan cagar budaya harus tetap memperhatikan aspek pelestarian. Hal ini dilakukan agar nilai sejarah yang terkandung tidak terganggu.
Sebelumnya, arkeolog menemukan struktur bangunan dan peluru VOC di Benteng Speelwijk melalui kegiatan ekskavasi. Kegiatan ini dilakukan oleh Balai Pelestarian (BP) Kebudayaan Wilayah VIII Provinsi Banten guna menyingkap tabir sejarah peninggalan masa kolonial.
Pamong Budaya BPK Banten, Adita Nofiandi menjelaskan ekskavasi tahun ini merupakan proyek lanjutan untuk meneruskan temuan tahun lalu. Ekskavasi ini juga berfokus penelitian di bagian dalam sisi timur benteng.
"Target kami adalah melakukan pengupasan lahan sesuai tata letak yang ditentukan. Sejauh ini, temuan yang jelas terlihat adalah struktur fondasi bekas bangunan dan struktur lantai yang masih utuh," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Senin, 13 April 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....