Menbud Nilai Kuningan Berpotensi Jadi Lumbung Budaya Jawa Barat
- 12 Mar 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu kawasan lumbung budaya atau cultural enclave di wilayah Jawa Barat. Potensi tersebut terlihat dari kekayaan warisan budaya benda maupun tak benda yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.
Fadli Zon menyebut sejumlah tradisi dan situs bersejarah di daerah tersebut menjadi bukti kuat kedalaman sejarah dan budaya yang dimiliki Kuningan. "Banyak situs bersejarah yang dapat dikunjungi di Kuningan, seperti Museum Gedung Perundingan Linggarjati, Rumah Sutan Syahrir, dan juga beberapa mungkin museum yang ada di sana,” ujar Fadli Zon dalam, Kamis, 12 Maret 2026.
Ia mencontohkan tradisi adat Seren Taun yang masih dijaga masyarakat sebagai salah satu kekayaan budaya tak benda yang penting. Selain itu terdapat pula sejumlah situs sejarah seperti Situs Purbakala Cipari, Graha Wangi, hingga Rumah Sutan Syahrir yang memiliki nilai historis tinggi.
Hal tersebut disampaikan Fadli Zon saat melakukan pertemuan dengan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar. Pertemuan tersebut membahas berbagai rencana pemajuan kebudayaan di Kabupaten Kuningan.
Di antaranya program revitalisasi museum, penguatan ekosistem kebudayaan, hingga pengembangan ekonomi daerah berbasis budaya. Menbud juga mendorong penguatan narasi sejarah pada Museum Gedung Perundingan Linggarjati.
Ia menilai museum tersebut memiliki posisi penting dalam merekam perjalanan diplomasi Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Karena itu ia mengusulkan agar dilakukan pemetaan koleksi yang akan dipamerkan untuk memperkaya storyline museum.
Salah satu koleksi yang diusulkan adalah sketsa karya pelukis Henk Ngantung yang menggambarkan suasana Perjanjian Linggarjati. "Salah satu pelukis ternama Henk Ngantung juga membuat sketsa saat Perjanjian Linggarjati berlangsung,” ujarnya.
Ia menambahkan Henk Ngantung datang langsung ke lokasi dan membuat sketsa para tokoh yang terlibat dalam perundingan tersebut secara on the spot. Sementara itu Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan pelestarian aset kebudayaan menjadi bagian penting dalam menjaga identitas sejarah daerah.
Menurutnya kekayaan budaya yang dimiliki Kuningan dapat terus dikembangkan untuk mendukung pembangunan daerah. “Kabupaten Kuningan punya kedalaman budaya yang bisa terus dieksplor untuk pengembangan budaya dan ekonomi daerah,” kata Dian.
Ia menyebut sejumlah langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah antara lain revitalisasi cagar budaya. Selain itu pemerintah daerah juga akan melakukan digitalisasi koleksi museum serta pemetaan data objek pemajuan kebudayaan.
Kementerian Kebudayaan sendiri terus memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian situs cagar budaya di berbagai daerah. Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki potensi kuat dalam pengembangan ekosistem kebudayaan.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut pemerintah berharap warisan budaya dapat terus terjaga. Selain itu keberadaan situs budaya juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....