Gandeng Startup AI Nasional, Kemkomdigi Targetkan Penanganan Judol
- 13 Apr 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng startup AI nasional tingkatkan kualitas penanganan judi online (judol)
- Menteri Komunikasi dan DIgital (Menkomdigi) Meutya afid mengapresiasi inovasi Gambit Hunter dan Ambisius Lab dalam pengembangan AI yang relevan untuk kebutuhan bangsa
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerintah mendorong pengembangan AI menjadi pilar transformasi digital nasional
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng perusahaan rintisan (startup) nasional berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal ini dilakukan, selain untuk meningkatkan kualitas informasi di ruang digital, namun juga untuk memperkuat penanganan judi online (Judol).
Penguatan kolaborasi ini, dengan diterimanya audiensi startup Gambit Hunter dan Ambisius Lab oleh Menteri Komdigi (Menkomdigi) Meutya Hafid. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026.
| Baca juga: DPR Usul Mensos Hapus Bansos Penerima Judol |
Dalam kesempatan itu Menkomdigi menegaskan, kolaborasi ini menjadi langkah konkret pemerintah, dalam memanfaatkan teknologi AI. Ia menyatakan bahwa hal ini sebagai jawaban atas tantangan persoalan publik yang mendesak di ruang digital.
"Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret, bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi. Tetapi juga, mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa," kata Meutya dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Sebab diungkapkannya, pemerintah tengah mendorong pengembangan kecerdasan AI menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan transformasi digital nasional. Menkomdigi menuturkan hal itu untuk menjadikan visi membangun AI yang etis, bertanggung jawab dan mampu meningkatkan daya saing Indonesia.
Meutya lebih lanjut mencontohkan inovasi yang dilakukan Gambit Hunter, memberikan pendekatan baru dalam pemberantasan judol melalui pemanfaatan AI. Teknologi itu dinilainya, mampu mengidentifikasi dan menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasi praktik ilegal tersebut.
Selain itu, Menkomdigi juga turut menyoroti inovasi yang dilakukan startup Ambisius Lab, melalui produk Ambisius News. Dalam hal ini dinilainya menjadi bagian terpenting, dalam menjawab tantangan menjaga kualitas informasi di ruang digital.
"Pendekatan seperti (Gambit Hunter) ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan. Ini (Ambisius News), menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat," kata Menkomdigi Meutya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....