Kemdiktisaintek Luncurkan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2026
- 13 Apr 2026 14:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan program penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tahun 2026.
- Plt Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan mutu dan akses pendidikan tinggi secara merata.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan program penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tahun 2026. Peluncuran berlangsung di Gedung D, Kantor Kemdikdasmen, Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Plt Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan mutu dan akses pendidikan tinggi secara merata. Menurutnya, Perguruan Tinggi Swasta menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional.
Penguatan PTS ini, lanjut dia, bukan sekadar program bantuan jangka pendek. Melainkan strategi jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah dan antarperguruan tinggi swasta.
“Penguatan PTS merupakan syarat utama mewujudkan sistem pendidikan tinggi inklusif dan berkeadilan. Program ini memastikan kualitas pendidikan tinggi berkembang merata di seluruh Indonesia,” ujar Badri dalam sambutannya.
Program ini melanjutkan upaya pemerintah sejak 2016 memperkuat kapasitas PTS. Saat ini, PTS mencakup lebih dari 95 persen perguruan tinggi di Indonesia.
Pada 2024, program menjangkau 60 PTS di berbagai daerah. Jumlah tersebut meningkat menjadi 403 PTS pada 2025.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti, Mukhamad Najib mengatakan, program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta daya saing lulusan. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan Pendidikan Tinggi Berdampak.
“Program ini bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Kebijakan ini juga mendorong PTS menghasilkan lulusan berdaya saing,” kata Najib.
Program PP-PTS 2026 memiliki dua skema utama penguatan. Skema pertama fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran bagi PTS kecil dan menengah.
Skema kedua menitikberatkan peningkatan daya saing dan relevansi lulusan. Sasaran utamanya PTS dengan kapasitas lebih besar dan keunggulan spesifik.
Pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan berbasis kinerja. Perguruan tinggi penerima wajib melaporkan penggunaan bantuan secara akuntabel.
Melalui program ini, pemerintah berharap PTS semakin adaptif dan kompetitif. Selain itu, PTS diharapkan berkontribusi dalam pembangunan nasional dan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....