PSEL Jambi Raya Siap Ubah Sampah Jadi Energi

  • 12 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah pusat dan pemerintah daerah berkolaborasi antar pemerintah daerah dalam pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
  • Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, keberhasilan PSEL tidak hanya bergantung pada teknologi, namun juga kolaborasi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Upaya penanganan sampah di wilayah Jambi Raya memasuki babak baru. Kali ini melalui penguatan kolaborasi antar pemerintah daerah dalam pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Selain itu juga ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, dan Kabupaten Muaro Jambi. Momen ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, keberhasilan PSEL tidak hanya bergantung pada teknologi. Tetapi juga komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menjalankan kerja sama yang telah disepakati.

“Pengelolaan sampah saat ini membutuhkan perubahan pendekatan, dari sekadar penumpukan di TPA menjadi pengolahan berbasis energi. Kunci utamanya ada pada konsistensi daerah dalam memastikan pasokan dan pengelolaan sampah berjalan optimal,” ujar Hanif, dalam keterangan tertulis, Minggu, 12 April 2026.

Jambi Raya menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah perkotaan. Terlebih dengan total timbulan sampah mencapai sekitar 670 ton per hari.

Melalui PSEL, seluruh sampah tersebut ditargetkan dapat diolah menjadi sumber energi. Sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan masyarakat.

Gubernur Jambi, Al Haris, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, PSEL sebagai solusi strategis bagi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan kompleks di daerahnya.

“Persoalan sampah bukan hanya soal teknis, tapi juga kesadaran masyarakat. Kehadiran PSEL memberi harapan baru untuk menyelesaikan persoalan ini secara lebih menyeluruh,” kata Haris.

Dalam implementasinya, sinergi antar daerah menjadi faktor krusial. Terutama dalam penyediaan bahan baku sampah, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga pengelolaan operasional fasilitas.

Pemerintah pusat pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai target. Pembangunan PSEL Jambi Raya diharapkan menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....