Mengulas Sejarah Hari Bapak Pramuka, Kenang Jasa Sultan HB IX

  • 12 Apr 2026 10:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Bapak Pramuka Indonesia diperingati setiap 12 April untuk mengenang Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
  • Penetapan peringatan itu berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 046 Tahun 2018.
  • Sultan HB IX berperan besar menyatukan kepanduan dan memimpin Kwarnas selama empat periode.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 12 April diperingati sebagai Hari Bapak Pramuka Indonesia untuk mengenang jasa Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Peringatan ini berkaitan dengan peran besarnya dalam lahir dan berkembangnya Gerakan Pramuka di Indonesia.

Dilansir dari Pramuka DIY, penetapan Hari Bapak Pramuka Indonesia didasarkan pada Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 046 Tahun 2018. Tanggal 12 April dipilih karena bertepatan dengan hari kelahiran Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada 1912.

Peringatan tersebut ditujukan untuk menghormati dedikasi Sultan HB IX terhadap gerakan kepanduan nasional sejak masa awal. Ia dikenal sebagai tokoh penting yang menyatukan berbagai organisasi kepanduan dalam satu wadah nasional.

Menjelang 1960, Sultan HB IX dinobatkan sebagai Pandu Agung karena aktif menyebarkan semangat kepanduan. Perannya semakin besar ketika ikut membentuk Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka pada 9 Maret 1961.

Panitia tersebut kemudian menyusun Anggaran Dasar Gerakan Pramuka dan mendorong lahirnya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961. Setelah itu, Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat pada 14 Agustus 1961.

Pada momen itu, Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Sultan HB IX di Istana Negara. Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua pertama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia.

Sultan HB IX memimpin Kwarnas selama empat periode berturut-turut sejak 1961 hingga 1974. Di bawah kepemimpinannya, Gerakan Pramuka mengalami pembaruan dan perkembangan hingga dikenal di tingkat internasional.

Salah satu gagasan pentingnya ialah perubahan istilah kepanduan menjadi kepramukaan melalui konsep Renewing of Scouting. Kiprah itulah yang membuat namanya dikenang sebagai Bapak Pramuka Indonesia hingga kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....