Kejurnas Shorinji Kempo 2026 Menampilkan Pemerataan Kualitas Atlet
- 12 Apr 2026 03:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kejurnas Shorinji Kempo 2026 menampilkan pemerataan kemampuan teknik kenshi muda dari berbagai pelosok wilayah Indonesia.
- Sejumlah 364 kenshi mewakili 25 kontingen guna memperebutkan medali kejuaraan nasional yang berlangsung di Jakarta Pusat.
- Kenshi muda memanfaatkan ajang Piala Wali Kota Jakarta Pusat sebagai sarana persiapan diri menghadapi ajang kualifikasi olahraga nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta Pusat - Ratusan kenshi berbakat dari berbagai wilayah Indonesia berkumpul mengikuti ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo. Perhelatan olahraga yang digelar Perkemi Jakarta Pusat tersebut berlangsung di GOR Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu, 11 April 2026 .
Kegiatan nasional tersebut menampilkan kualitas teknik para atlet yang kini mulai merata ke seluruh Indonesia. Pihak panitia telah mencatat partisipasi sebanyak 364 peserta yang mewakili 25 kontingen berbeda dari sepuluh provinsi.
"Jadi, kita mempertandingkan 54 nomor pertandingan dari kategori pemula, remaja A, remaja B, hingga dewasa. Pembinaan sih sudah mulai merata," kata Abi Sudarya, Ketua Panitia Kejurnas Shorinji Kempo Piala Wali Kota Jakarta Pusat.
"Maksudnya dari yang pemula, remaja A, remaja B, kebetulan perolehan medalinya sampai saat ini masih cukup merata dari banyak daerah-daerah. Seperti Badung, Bali, terus dari OKU, Palembang, Sorong, Papua Barat, dan Kota Padang, itu tetap bisa mendapatkan medali juga," ujarnya.
Wasit Kejurnas Shorinji Kempo Piala Wali Kota Jakarta Pusat Ari Sudarya mengamati tingginya nilai-nilai sportivitas kompetisi. Kemampuan teknik para peserta tidak lagi didominasi oleh kelompok kenshi yang hanya berasal dari kota besar.
"Animo cukup tinggi memang, ya. Dan kualitas juga sudah cukup baik. Kompetisi berjalan dengan baik, dan terutama adalah mereka tetap bertanding dengan sportivitas tinggi, sih," ujar Ari.
"Kita lihat banyak bibit-bibit bagus lah, ya. Dan salah satunya mungkin justru datang dari daerah yang cukup jauh, dari Kabupaten Sorong gitu, cukup menonjol mereka di event ini. Jadi cukup bisa dibilang sekarang mungkin untuk teknik ini sudah lebih merata untuk ke daerah-daerah," ucapnya.
Atlet berprestasi Gilberto Farellino Tumone turut antusias mengasah kemampuan dirinya melalui ajang bela diri nasional. Ia menilai partisipasi dalam berbagai turnamen sangatlah penting demi meningkatkan pengalaman bertanding secara nyata.
"Kalau saya sih punya prinsip mau kejuaraannya sekelas nasional atau daerah, bahkan sampai tingkat dunia, kalau bisa harus ikut terus. Karena semakin banyak kita ikut pertandingan, semakin banyak juga jam terbang kita. Dari situ kita bisa belajar untuk berbenahlah," ucap Gilberto Farellino Tumone, Atlet Shorinji Kempo kontingen Jakarta Pusat.
"Jadi harapan saya untuk atlet-atlet Kempo terkhususnya di Indonesia, kita itu punya bibit-bibit bagus. Jadi jangan pernah patah semangat untuk latihan, terus perbanyak ikut pertandingan sehingga dari situ mental dan jam terbang itu terbentuk," katanya.
Atlet Shorinji Kempo kontingen DKI Jakarta Kintan Salsabila Irawan turut menjadi peserta untuk persiapan mengikuti Pekan Olahraga Nasional. Adanya regenerasi struktur kepengurusan di wilayah ibu kota harapannya dapat terus membawa tren prestasi positif tersebut.
"Yang pertama pastinya untuk persiapan PON. Kemudian untuk yang pastinya, karena kita bawa Piala Wali Kota Jakarta Pusat, pastinya kita mengejar juara umum sih, dalam ajang hari ini, tiga hari ini," ujar Kintan.
"Untuk saat ini sudah mulai regenerasi, jadi sudah mulai banyak atlet dan juga kepengurusan muda. Jadi diharapkan makin baik ke depannya karena kita sudah mulai regenerasi lagi," ucapnya.
Organisasi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jakarta Pusat segera mengakhiri rangkaian kegiatan tersebut dengan rasa persaudaraan yang tinggi. Semua poin yang terkumpul dari perolehan juara akan dihitung kembali guna menetapkan peraih trofi juara umum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....