Ratusan Kenshi Incar Emas Kejurnas Jakarta demi Lolos Kualifikasi PON

  • 12 Apr 2026 01:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 364 kenshi bertanding memperebutkan medali emas nasional pada ajang Shorinji Kempo di kota Jakarta Pusat.
  • Kompetisi bela diri ini berfungsi sebagai tahap penjaringan atlet potensial untuk persiapan kualifikasi Pekan Olahraga Nasional 2027.
  • Partisipan Kejurnas melibatkan kontingen dari sepuluh provinsi berbeda guna mengasah kualitas teknik serta sportivitas bertanding setiap kenshi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ratusan kenshi bertanding memperebutkan medali emas Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo guna mengejar tiket kualifikasi Pekan Olahraga Nasional. Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi seluruh penguji kemahiran para atlet dari berbagai wilayah Indonesia.

"Yang pertama pastinya untuk persiapan PON. Kemudian untuk yang pastinya, karena kita bawa Piala Wali Kota Jakarta Pusat, pastinya kita mengejar juara umum sih, dalam ajang hari ini, tiga hari ini," ucap Kintan Salsabila Irawan selaku atlet Shorinji Kempo nomor Embu Tandoku Putri Dewasa saat diwawancarai RRI, Sabtu, 11 April 2026.

Para peserta berupaya keras mengincar podium utama supaya bisa mengamankan tempat pada ajang multiolahraga tingkat nasional. Persaingan kualifikasi menuntut poin prestasi tinggi bagi seluruh kandidat yang ingin bertanding mewakili daerah asal masing-masing.

"Ya untuk yang seleksi itu Pak, PON itu kan. Karena kan harus beberapa menang dalam Kejurnas ya, salah satunya ini," ujar Kintan Salsabila Irawan lebih lanjut mengenai partisipasinya dalam kompetisi tersebut.

Panitia mencatat sebanyak 364 atlet dari 25 kontingen yang mewakili sepuluh provinsi berbeda ikut meramaikan gelanggang olahraga. Sebanyak 54 nomor pertandingan dilaksanakan bagi kategori pemula hingga atlet kategori dewasa di wilayah kota Jakarta Pusat.

Kegiatan berskala nasional ini berakhir pada Sabtu, 11 April 2026 sebagai sarana pemantauan bibit muda olahraga kempo. Para kenshi terpilih dipersiapkan khusus oleh tim untuk mengikuti babak kualifikasi ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional 2027.

"Iya betul. Sebenarnya dari program dari tim, kan kebetulan saya Pelatda DKI juga. Jadi memang dipersiapkan, diproyeksikan untuk tim Pra-PON, tim babak kualifikasi PON 2027," kata Ketua Panitia Kejurnas Shorinji Kempo Abi Sudarya mengenai tujuan kegiatan ini.

Atlet juara dunia Shorinji Kempo turut meramaikan atmosfer persaingan ketat dalam arena pertandingan akhir pekan. Pengalaman atlet tersebut bertanding pada kompetisi internasional memberikan dorongan semangat kepada seluruh rekan satu tim selama berlaga.

"Jadi medali perunggu itu di PON Aceh kemarin, terus untuk di Kejuaraan Dunia sendiri itu saya dapat medali emas," kata Gilberto Farellino Tumone (Farel) yang merupakan Atlet Dunia Shorinji Kempo.

"Kalau saya sih punya prinsip mau kejuaraannya sekelas nasional atau daerah, bahkan sampai tingkat dunia, kalau bisa harus ikut terus. Karena semakin banyak kita ikut pertandingan, semakin banyak juga jam terbang kita," ujar Farel menerangkan alasannya ikut bertanding kembali.

Dewan juri berpengalaman memantau ketat proses penjaringan kejuaraan yang digelar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jakarta Pusat. Standardisasi penilaian wasit sangat diperlukan agar marwah seni bela diri tersebut tetap terjaga pada setiap level pertandingan nasional.

"Animo cukup tinggi memang, ya. Dan kualitas juga sudah cukup baik. Kompetisi berjalan dengan baik, dan terutama adalah mereka tetap bertanding dengan sportivitas tinggi, sih," ucap Ari Sudarya, Wasit Kejurnas Shorinji Kempo.

"Kita lihat banyak bibit-bibit bagus lah, ya. Dan salah satunya mungkin justru datang dari daerah yang cukup jauh, dari Kabupaten Sorong gitu, cukup menonjol mereka di event ini," ucapnya kembali saat mengevaluasi jalannya pertandingan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....